6 Fakta Tewasnya Siswa SMA Taruna Palembang, Dianiaya Pembina hingga Kepala Dipukul Bambu

Kompas.com - 16/07/2019, 07:00 WIB
Tersangka Obby Frisman Arkataku yang merupakan pelaku penganiayaan yang menyebabkan siswa SMA semi militer plus Taruna Indonesia DBJ (14) tewas saat mengikuti kegiatan orientasi, Senin (15/7/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRATersangka Obby Frisman Arkataku yang merupakan pelaku penganiayaan yang menyebabkan siswa SMA semi militer plus Taruna Indonesia DBJ (14) tewas saat mengikuti kegiatan orientasi, Senin (15/7/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kabar tewasnya DBJ (14) disebabkan penganiayaan ketika mengikuti kegiatan orientasi di SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia Palembang  membuat dunia pendidikan menjadi tercoreng.

Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui pelaku penganiayaan DBJ merupakan pembina sekolah itu, Obby Frisman Arkataku (24).

Berikut fakta-fakta kematian DBJ yang telah dirangkum Kompas.com:

1. Korban lelah ikuti kegiatan orientasi

Rekontruksi sebanyak 18 adegan dilakukan penyidik untuk melihat proses penganiaayan yang menimpa DBJ. Dalam rekontruksi tersebut terlihat DBJ mengalami kelelahan usai menempuh jalan kaki sejauh 8,7 kilometer dari kawasan Talang Jambe menuju ke Sukabangun II.

Saat berada di belakang sekolah, Obby yang bertugas sebagai pembina dari sekolah memerintahkan korban untuk merayap. 

Diduga karena kelelahan, DBJ membantah intruksi yang diberikan Obby. Bantahan itu pun membuat tersangka marah dan memukul korban dengan menggunakan bambu di bagian kepala.  

Tak sampai di situ, DBJ sempat merayap lalu mendadak dari belakang pelaku langsung menarik baju korban. Tarikan itu membuatnya terpelanting ke aspal dan kepalanya terbentur.

Akibat kejadian tersebut, DBJ pun sempat mengeluhkan jika ia tak lagi sanggup mengikuti proses orientasi.

"Aku capek, aku sakit," kata Fius, taruna senior menirukan ucapan terakhir DBJ, saat melakukan rekontruksi.

Baca juga: Setelah DBJ Tewas, Siswa SMA Taruna Lainnya Mengaku Dianiaya Pelaku yang Sama

Fius pun sempat memberikan pertolongan kepada DBJ ketika melihat korban terkapar di atas aspal. Melihat kondisinya semakin memburuk, ia lalu membawa korban ke halaman sekolah, dengan memberikannya minum serta memijat DBJ. 

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X