Soal Pembentukan Kabinet Jokowi, Buya Syafii Harap Tak Ada "Dagang Sapi"

Kompas.com - 16/07/2019, 05:31 WIB
Buya Syafii Maarif, saat menjadi pembicara di Seminar Internasional Islam Indonesia di Pentas global : Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia, yang digelar di Balai Senat UGM, Jumat (25/01/2019) KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMABuya Syafii Maarif, saat menjadi pembicara di Seminar Internasional Islam Indonesia di Pentas global : Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia, yang digelar di Balai Senat UGM, Jumat (25/01/2019)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif berharap tidak ada " dagang sapi" dalam pembentukan kabinet. Buya menyebut kriteria orang yang masuk dalam kabinet harus memiliki integritas dan paham dengan tugasnya.

"Kalau nanti susunan kabinet itu masih dagang sapi itu susah. Mudah-mudahan tidaklah," ujar Buya Syafii Maarif, di Kompleks kediamanya, Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Senin (15/07/2019)

Buya mengatakan, partai politik pasti diakomodasi. Namun, Buya memberikan saran agar partai politik jangan mengajukan hanya satu calon.

Baca juga: Syafii Maarif Ajak Manfaatkan Momentum Puasa untuk Rekonsiliasi Nasional


Partai politik setidaknya mengajukan dua atau tiga calon kepada presiden. Nanti dari calon-calon yang diajukan itu, akan dipilih oleh presiden untuk mengisi kabinet pemerintahannya.

"Kriteria umumnya itu kan berintegritas, artinya punya moral, punya visi, punya tanggungjawab, paham tugasnya dan dijalankan, jangan bertopeng-topeng, jangan berpura-pura. Itu yang kita perlukan sekarang," tegasnya.

Baca juga: Ini Harapan Syafii Maarif kepada BTP Setelah Resmi Bebas

Menurut Buya, Jokowi harus memantau betul kinerja dari para menterinya. Begitu mengetahui ada yang tidak menjalankan fungsi dan arahan serta tugas dengan baik, Jokowi harus bersikap tegas. Bahkan, jika perlu diganti dengan yang lebih baik.

"Jokowi ini kan periode terakhir ya, Dia harus meninggalkan legasi (warisan) untuk Indonesia yang akan datang," katanya. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X