Terminal Baranangsiang Bogor Jadi Stasiun Akhir LRT Jabodebek

Kompas.com - 15/07/2019, 22:20 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat melakukan pertemuan membahas pembangunan stasiun akhir LRT Jabodebek, Senin (15/7/2019). RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat melakukan pertemuan membahas pembangunan stasiun akhir LRT Jabodebek, Senin (15/7/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sepakat membangun stasiun akhir light rail transit ( LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) di Terminal Baranangsiang, Bogor.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, dengan dibangunnya stasiun LRT di sana, diharapkan dapat berbarengan dengan revitalisasi Terminal Baranangsiang.

Pemerintah pusat, sambung Bambang, sengaja membangun stasiun akhir LRT Jabodebek di kawasan Baranangsiang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses transportasi umum.

"Nanti masih ada terminal. Nanti kita juga akan bicarakan dengan pengembang yang lain untuk mensinergikan rencana pembangunan LRT,” ucap  Bambang, di Bogor, Senin (15/7/2019).


Baca juga: LRT Jabodebek Akan Melintasi 17 Stasiun Baru, Ini Rinciannya...

Bambang menjelaskan, BPTJ dan Pemkot Bogor juga akan memikirkan transportasi lanjutan LRT di dalam Kota Bogor. Menurutnya, sistem  jaringan LRT perlu disinergikan sehingga Kota Bogor menjadi lebih nyaman.

Pembangunan lanjutan jalur LRT ke Bogor diharapkan dapat selesai pada tahun 2021.

Pembangunan tersebut, kata dia, harus dilakukan lantaran pergerakan manusia di kawasan Jabodetabek sudah memasuki angka 100 juta. Sementara angkutan massal lain yakni kereta commuter line (KRL) hanya mampu mengangkut 1,2 juta penumpang.

"Kota Bogor ini kan domisili Bapak Presiden. Kita harus berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Bogor. Masa presidennya tinggal di sini, angkutan massalnya tidak dilayani dengan baik," tuturnya.

"Karena itu, disamping LRT, kita juga bicara transportasi lanjutannya. Ditata dari sekarang, jangan sampai nanti turun dari LRT, bingung nanti mau kemana, nanti berantakan lagi,” sebut dia.

Baca juga: Uji Coba Berakhir, Headway LRT Palembang Dipangkas Jadi 15 Menit

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, dipilihnya Terminal Baranangsiang sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 49 tahun 2017 yang menentukan kawasan itu menjadi lokasi strategis untuk stasiun terakhir LRT Jabodebek.

Dedie menjelaskan, selain Baranangsiang, pemerintah pusat juga berencana membangun depo dan Transit Oriented Development (TOD) di Selawi dan Kampung Sawah.

"Jadi membagi beban juga. Jadi transit dulu, nantinya ada park and ride sebelum stasiun akhirnya di Terminal Baranangsiang," ungkapnya.

Dedie menambahkan, dengan masuknya LRT ke Kota Bogor, pemerintah daerah akan mengupayakan untuk membuat trem away melintasi Kebun Raya Bogor.

"Trem ini hibah dari Pemerintah Belanda. Jadi ini harus nyambung LRT kemana, trem kemana. Nah, ini harus segara direncanakan. Kalau memang secara teknis lancar, mungkin sudah dikirim tahun depan dari Belanda," ujarnya. 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Perekrut TKW Lily yang Meninggal di Malaysia Tiba-tiba Menghilang

Regional
Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Kabut Asap Pekat di Jambi: Jam 12 Siang Gelap, Warga Nyalakan Lampu dan Kipas Angin

Regional
Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X