Gubernur Sulsel Akan Pangkas Birokrasi Perizinan yang Persulit Investasi

Kompas.com - 15/07/2019, 13:37 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat diwawancara di kantor Gubernur Sulsel, Selasa (7/5/2019). Kompas.com/HIMAWAN Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat diwawancara di kantor Gubernur Sulsel, Selasa (7/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Menanggapi pidato Presiden Joko Widodo tentang visi Indonesia, Minggu (14/7/2019) malam, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah akan memangkas birokrasi yang memperjualbelikan izin-izin sehingga mempersulit investor masuk ke Indonesia.

“Apa yang disampaikan Presiden, itu yang selama ini menjadi masalah terjadi di Indonesia. Beliau tahu apa hambatan investasi kita. Saya ingin mengatakan bahwa arahan Presiden bahwa seluruh pemangku kepentingan, pemangku amanah menjalankan dengan baik. Saya sangat percaya, arus investasi masuk di Indonesia akan semakin besar,” kata Nurdin ketika dikonfirmasi lewat telepon selulernya, Senin (15/7/2019).

Baca juga: Sidang Hak Angket Ungkap Perseteruan Nurdin Abdullah dengan Andi Sudirman di Pemprov Sulsel

Menurut Nurdin, pembangunan infrastruktur yang dimaksud Presiden Jokowi tentu akan merasakan betul betapa beratnya mengurus izin-izinnya. Presiden ingin menyederhanakan dan mempercepat izin-izin itu, semua yang menjadi hambatan dibereskan.


“Yang penting lagi, kita bekerja betul-betul integritas. Jangan ada lagi perjualbelikan izin-izin, karena merupakan ujung tombak pembangunan di Indonesia. Saya melihat, beliau mempunyai niat yang sangat mulia untuk mendorong percepatan keserjahteraan di Indonesia. Termasuk juga pembangunan sumber daya manusia, jadi betul-betul melahirkan generasi yang kuat, sehat yang pada akhirnya harapan kita 2045 Indonesia menjadi negara urutan ke-6 terkuat di dunia,” tandasnya.

Terkait perizinan, lanjut Nurdin, dia akan memangkas habis birokrat yang masih bermain-main soal perizinan. Ia berjanji tidak pandang bulu untuk memberantas mereka yang menghambat investasi di Sulawesi Selatan.

“Yang memperlambat izin, mempersulit izin akan kita pangkas habis,” tegasnya.

Baca juga: Sulsel Disebut Zona Rawan KPK, Ini Tanggapan Gubernur Nurdin Abdullah

Nurdin mengungkapkan, saat ini ada satu investor besar akan bekerja sama dengan Kawasan Berikat Nusantara, nilainya mencapai RP 40 triliun. Di sana akan dibangun kawasan industri terpadu di Kabupaten Takalar.

“Selain itu, kita juga terus mendorong potensi wisata kita. Di mana ada Danau Matano, Danau Towuti, Pulau Takabonerate di Sulawesi Selatan yang bisa menggaet turis-turis mancanegara. Coba kita lihat, 6 juta turis yang masuk ke Indonesia, sedangkan yang masuk ke Sulsel hanya mencapai 0,6 persen saja. Itu sangat kecil sekali,” tambahnya.  

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kemah Budaya Berujung Petaka, 1 Siswa SD Tewas Tertimpa Tiang 'Sound System'

Kemah Budaya Berujung Petaka, 1 Siswa SD Tewas Tertimpa Tiang "Sound System"

Regional
Cerita Penyandang Difabel Kibarkan Bendera Merah Putih Dalam Laut, Awalnya Ragu

Cerita Penyandang Difabel Kibarkan Bendera Merah Putih Dalam Laut, Awalnya Ragu

Regional
Baiq Nuril Terima Donasi via 'Kitabisa.com' Rp 421,7 Juta

Baiq Nuril Terima Donasi via "Kitabisa.com" Rp 421,7 Juta

Regional
Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Regional
Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Regional
Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Regional
3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Regional
Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Regional
Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Regional
500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

Regional
Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Regional
Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Regional
Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X