Hari Pertama Sekolah, Gubernur Babel Beri Dispensasi bagi Pegawai yang Telat karena Antar Anak

Kompas.com - 15/07/2019, 09:21 WIB
Surat edaran Pemprov Kepulauan Bangka Belitung terkait dispensasi bagi pegawai yang mengantar anak sekolah. HERU DAHNURSurat edaran Pemprov Kepulauan Bangka Belitung terkait dispensasi bagi pegawai yang mengantar anak sekolah.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com- Pegawai di lingkungan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung yang terlambat karena mengantar dan menjemput anak pada hari pertama sekolah, Senin (15/7/201), mendapat dispensasi.

Dispensasi yang tertuang dalam surat edaran nomor 400/0359/VIII tertanggal 15 Juli 2019 itu ditandatangani Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah dan berlaku bagi PNS maupun pegawai harian lepas.

"Dispensasi berlaku untuk mengantar dan menjemput anak, hanya pada hari pertama masuk sekolah," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman seusai mengunjungi sejumlah sekolah, Senin pagi.

Baca juga: Hari Pertama Sekolah Hati-hati Unggah Foto Anak, Ini 7 Aturannya

Surat edaran itu pun telah disampaikan pada setiap pimpinan organisasi perangkat daerah untuk ditindaklanjuti.

Dia menuturkan, dengan adanya dispensasi para orang tua bisa mengantarkan anaknya bersekolah tanpa khawatir akan adanya sanksi keterlambatan.

"Hari pertama ini supaya ada semangat dan kegembiraan yang muncul," ujar mantan Bupati Bangka Tengah itu.

Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Murid SMPN 21 Tangerang Bersihkan Debu Proyek Sebelum Belajar

Kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah pada hari pertama berlangsung lancar dan tertib.

Siswa terlebih dahulu mengikuti upacara bendera dan setelahnya masuk ke dalam ruang kelas masing-masing.

Tidak semua siswa baru diantar orang tuanya ke sekolah karena lokasi rumah yang cukup dekat dan kawasan sekolah yang sudah dikenali sang anak.

 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X