Kakek Berpeci Hitam Ini Ditangkap Saat Sedang Rakit Alat Isap Narkoba

Kompas.com - 13/07/2019, 15:29 WIB
tersangka YH (60) saat digerbek satuan reserse narkoba Polres Lombok Tengah dok.sat Resnarkoba Polres Lombok Tengahtersangka YH (60) saat digerbek satuan reserse narkoba Polres Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Seorang kakek asal Lingkungan Kampung Jawa, Kelurahan Praya, Lombok Tengah, berinisial YH (60) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah, Jumat (12/7/2019).

Kakek tersebut ditangkap karena kedapatan sedang merakit alat isap narkotika jenis sabu.

"Pada saat dilakukan penggerbekan terduga sedang berada di dalam rumah merakit alat-alat isap yang akan digunakan," ungkap AKP Dhapid Shiddiq, saat dikonfirmasi, Sabtu (13/7/2019).

Baca juga: Ditangkap di Siak, Pengedar Berencana Edarkan Sabu di Jakarta

Saat digerbek, YH sedang asyik duduk merakit alat isap dengan mengenakan peci hitam di kepalanya.

"Saat digrebek, terlihat kakek tua ini sedang santai duduk di kursi memakai peci hitamnya sambil merakit alat hisap," kata Dhapid.

Dari pengecekan urine, YH terbukti positif mengonsumsi barang haram itu, dan sudah menjadi ketergantungan selama setahun.

"Dari keterangan yang bersangkutan, sudah lebih dari setahun ketergantungan mengonsumsi sabu," ungkap Dhapid.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran 59 Kilogram Sabu dalam Bungkus Teh di Medan

Adapun barang bukti yang disita polisi yaitu satu paket kecil kristal bening diduga narkotika  golongan 1 jenis sabu, sebuah ponsel, dua buah sekop, dan satu rangakaian alat isap lengkap dengan kompor.

Kakek lansia ini diancam Pasal 114 dan Pasal 112, Undangan-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 5 Tahun Tak Kunjung Pulang Rumah, Saat Ditemukan Sudah Jadi Mayat Tengah Parit, Perhiasannya Hilang

Bocah 5 Tahun Tak Kunjung Pulang Rumah, Saat Ditemukan Sudah Jadi Mayat Tengah Parit, Perhiasannya Hilang

Regional
Selundupkan Sabu di Pasta Gigi, 2 Warga Kota Palopo Ditangkap

Selundupkan Sabu di Pasta Gigi, 2 Warga Kota Palopo Ditangkap

Regional
Jelang Belajar Tatap Muka, SMAN 4 Sukabumi Atur 3 Shift dan Sediakan Boks Plastik

Jelang Belajar Tatap Muka, SMAN 4 Sukabumi Atur 3 Shift dan Sediakan Boks Plastik

Regional
Sikap Kejujuran Ojol Ini Menjadi Viral di Media Sosial

Sikap Kejujuran Ojol Ini Menjadi Viral di Media Sosial

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Pria yang Terekam CCTV

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Pria yang Terekam CCTV

Regional
Wapres Ma'ruf Amin: Pendidikan 'Online' Tidak Optimal

Wapres Ma'ruf Amin: Pendidikan "Online" Tidak Optimal

Regional
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK

Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK

Regional
Bertemu Pemuda Tak Pakai Masker di Kedai Kopi, Risma: Ayo Kamu Push Up

Bertemu Pemuda Tak Pakai Masker di Kedai Kopi, Risma: Ayo Kamu Push Up

Regional
14 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RS Makassar DPO

14 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RS Makassar DPO

Regional
Rencana Perobohan Patung Perguruan Silat di Sragen Batal Setelah Ada Kesepakatan

Rencana Perobohan Patung Perguruan Silat di Sragen Batal Setelah Ada Kesepakatan

Regional
Karyawan Meninggal karena Covid-19, Pelayanan di Kanwil BRI Malang Berjalan Normal

Karyawan Meninggal karena Covid-19, Pelayanan di Kanwil BRI Malang Berjalan Normal

Regional
Bandara YIA Mulai Operasikan Penerbangan Internasional ke Malaysia

Bandara YIA Mulai Operasikan Penerbangan Internasional ke Malaysia

Regional
Hendak Menuju Lokasi Kebakaran, Petugas Pemadam Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Hendak Menuju Lokasi Kebakaran, Petugas Pemadam Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Regional
Jadi Relawan, Polisi di Malang Makamkan 57 Pasien Covid-19, Mobil berisi Kantong Jenazah

Jadi Relawan, Polisi di Malang Makamkan 57 Pasien Covid-19, Mobil berisi Kantong Jenazah

Regional
Ada Penumpang Positif Covid-19, Pelayaran Kapal Feri Buton-Wakatobi Dihentikan Sementara

Ada Penumpang Positif Covid-19, Pelayaran Kapal Feri Buton-Wakatobi Dihentikan Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X