Sebelum Meninggal, Mantan Bupati Bandung Barat Abubakar Minta Berobat di Singapura

Kompas.com - 13/07/2019, 14:15 WIB
Bupati Bandung Barat, Abubakar, saat berbicara kepada awak media untuk meluruskan kabar penangkapan dirinya oleh KPK di kediamannya, Lembang, Bandung Barat, Selasa (10/4/2018) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIBupati Bandung Barat, Abubakar, saat berbicara kepada awak media untuk meluruskan kabar penangkapan dirinya oleh KPK di kediamannya, Lembang, Bandung Barat, Selasa (10/4/2018) malam.
BANDUNG, KOMPAS.com - Mantan Bupati Bandung Abubakar meninggal dunia, Sabtu (13/7/2019) pukul 00.10 WIB.
 
Sebelum meninggal, Abubakar yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin sempat mengajukan untuk berobat ke Singapura.
 
"Bapak sebenarnya sedang mengajukan izin berobat ke rumah sakit Elizabeth Singapore. karena dulu di Singapur juga, jadi lanjutannya di Singapura karena dulunya diperiksa di dokter sana," kata pengacara Abubakar, Iman Nurhaeman, Sabtu.
 

Sementara, untuk pergi berobat ke luar negeri, harus mendapatkan izin dari Kementrian Hukum dan HAM. Sedangkan pengajuan izin sendiri baru dilakukan Senin (8/7/2019) kemarin.

"Baru kemarin Senin diajukan, proses masih berjalan, tapi bapak keburu tutup usia," kata dia.

"Prosesnya, saya sudah bertemu dengan dokter pihak Sukamiskin, respons kalapas dan dokter sukamiskin sangat merespons, mereka memahami kondisi Pak Abu. Mereka juga sudah rapat TPP, diajukan lagi ke Kanwil lalu Kementrian, kan keputusannya dari menteri, berobat keluar negeri ini harus ada izin dari Menteri Hukum dan HAM," tambah dia.
 
Iman menuturkan, almarhum sudah lima tahun menderita kanker darah, bahkan sudah 87 kali melakukan kemoterapi.
 
Almarhum sendiri meninggal di RS Borromeus, lalu dibawa ke rumah duka Jalan Mutiara, Desa/ Kecamatan Lembang, sebelum dikebumikan di pemakaman keluarga, di Perum Kota Mas, Jalan Kolonel Masturi, Cimahi.
 
 
Abubakar sempat di shalatkan di Mesjid Besar Lembang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Mantan Bupati Bandung Barat dua periode ini telah menjalani hukuman setelah divonis  5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 200 juta karena terbukti 'bancakan' uang Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab KBB pada 2018 lalu. 

Abu dikenakan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke -1 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X