Kejari Mataram Tunda Eksekusi Baiq Nuril

Kompas.com - 13/07/2019, 12:43 WIB
Baiq Nuril dan anggota DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka saat tiba di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Senin (8/7/2019) sore. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DBaiq Nuril dan anggota DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka saat tiba di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Senin (8/7/2019) sore.

MATARAM, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB) siap melaksanakan petunjuk dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, terkait penundaan eksekusi Baiq Nuril Maknun.

"Apa yang dikatakan beliau (Jaksa Agung HM Prasetyo), kita laksanakan semua yang di bawah," kata Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, I Ketut Sumedana saat dikonfirmasi, Sabtu (13/7/2019).

Sumedana mengatakan, Kejaksaan Agung telah memerintahkan kepada Kejaksaan Tinggi NTB dan Kejaksaan Negeri Mataram untuk tidak melakukan eksekusi terhadap Baiq Nuril dalam waktu dekat.

Baca juga: Kejagung Tangguhkan Penahanan Baiq Nuril, Ini Kata Pengacara

Sumedana menyebutkan, pihaknya menghormati proses pengajuan amnesti yang saat ini tengah diupayakan oleh Baiq Nuril.

"Ya sama-sama kita menghargai, sama-sama kita menunggu. Apa hasilnya kita menunggu, karena sudah menjadi perhatian masyarakat luas," kata Sumedana.

Sumedana mengatakan, sampai saat ini Kejaksaan Negeri Mataram belum menerima surat salinan putusan lengkap ditolaknya peninjauan kembali (PK) yang diajukan Baiq Nuril di Mahkamah Agung (MA).

Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo meminta Baiq Nuril tidak khawatir perihal eksekusi kasusnya.

Baiq Nuril Maknun adalah korban pelecehan seksual verbal yang divonis bui karena merekam percakapan mesum atasannya.

Baca juga: Lewat Wayang dan Kasidah, Kaum Perempuan Desak Jokowi Beri Amnesti untuk Baiq Nuril

Perhatian khusus Presiden Jokowi

"Untuk Bu Baiq Nuril enggak perlu khawatir ketakutan pada eksekusi, dimasukkan dalam jeruji besi, tidak. Kita akan lihat perkembangan selanjutnya," ujar HM Prasetyo usai bertemu langsung dengan Baiq Nuril, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Dalam pertemuan itu, Nuril yang didampingi Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka, mengajukan surat penangguhan eksekusi dari 132 pihak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X