Kompas.com - 12/07/2019, 22:25 WIB
Buaya yang ditemukan di atap rumah warga Dok Kapolsek Kedung Kandang Kompol Suko WahyudiBuaya yang ditemukan di atap rumah warga

MALANG, KOMPAS.com - Warga di Jalan Ki Ageng Gribig RT 2 RW 1 Kelurahan Kedung Kandang, Kota Malang heboh, Rabu (10/7/2019) sore. Seekor buaya tiba-tiba merayap di atap rumah Junaedi.

Warga yang ketakutan lantas melapor kepada petugas Polsek Kadung Kandang. Buaya itu kemudian ditangkap dengan memanfaatkan tali.

Belakangan, buaya itu diketahui merupakan jenis buaya muara atau Crocodylus porosus. Buaya itu memiliki panjang 170 sentimeter dan lebar 12 sentimeter.

Baca juga: Ini Asal Muasal Buaya yang Tiba-tiba Muncul di Atap Rumah Warga

Polisi melakukan penyelidikan tentang asal muasal buaya tersebut. Hasilnya diketahui bahwa buaya itu merupakan buaya peliharaan yang jatuh dari rumah kontrakan yang berada di samping rumah tempat buaya itu ditemukan.

"Ditaruh di loteng rumah yang ada di sebelah rumah itu. Buaya lompat jatuh ke genteng," kata Kapolsek Kedung Kandang, Kompol Suko Wahyudi saat dihubungi, Jumat (12/7/2019).

Suko Wahyudi sudah memeriksa seseorang berinisial PT yang merupakan penghuni rumah kontrakan itu. PT mengakui tentang keberadaan buaya itu. Buaya itu lepas dari talinya saat rumah sedang kosong.

Namun, PT mengaku bahwa buaya itu merupakan titipan temannya. Polisi masih menelusuri teman PT itu.

Baca juga: Buaya yang Nyasar di Atap Rumah Dititipkan ke Lokasi Wisata Predator Fun Park

Suko Wahyudi akan berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur terkait dengan penanganan kasus ditemukannya buaya itu.

"Setelah pemiliknya nanti tertangkap baru koordinasi dengan pihak BBKSDA," jelasnya.

Sementara itu, petugas BBKSDA Jawa Timur sudah mengevakuasi buaya tersebut. Buaya itu lalu dititipkan di penangkaran buaya milik PT Bhakti Batu Sejahtera atau lebih dikenal dengan nama Predator Fun Park, wahana wisata di bawah Jatim Park Grup yang ada di Kota Batu.

"Buaya muara tersebut diserahkan oleh Polsek Kedung Kandang kepada petugas BBKSDA Jawa Timur untuk dievakuasi dan dititipkan ke penangkaran buaya PT Bhakti Batu Sejahtera (Predator Fun Park)," kata Kepala BBKSDA Jawa Timur, Nandang Prihadi melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (11/7/2019).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X