Divonis 4 Bulan karena Ubah Perolehan Suara, Petugas PPK Ini Tak Diketahui Keberadaannya

Kompas.com - 12/07/2019, 21:45 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Petugas Divisi Data Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Anita Ratna Dewi (24) divonis 4 bulan penjara.

Anita Ratna Dewi terbukti sah dan meyakinkan mengubah hasil perolehan empat partai untuk surat suara DPRD kabupaten. 

Persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman ini tidak dihadiri oleh terdakwa Anita Ratna Dewi. Sampai saat ini pun, keberadaan terdakwa tidak diketahui.

"Ketika dipanggil Bawaslu, KPU dan penyidik Polres Sleman terdakwa Anita Ratna Dewi tidak pernah datang dan sampai saat ini tidak diketahui keberadaanya lagi," ujar Hakim Ketua Suparna saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: Kasus Manipulasi Hasil Pemilu 2019 oleh 10 PPK Koja dan Cilincing Dilimpahkan ke Kejaksaan

Di dalam uraian surat putusan, yang dibacakan pada tanggal 19 April 2019 sampai tanggal 6 Mei 2019 bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Depok Sleman dilakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat Kecamatan Depok dalam pemilihan umum 2019.

Hasil rekapitulasi PPP mendapat 2929 suara, Partai Berkarya 620 suara, Perindo 664 suara dan Nasdem 5067 suara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, saat dibacakan pada rapat pleno tingkat Kabupaten hasil PPK Kecamatan Depok berbeda, PPP mendapat 1421 suara, Partai Berkarya 460 suara, Perindo 339 suara dan Nasdem 7033.

"Berdasarkan keterangan saksi, diperoleh fakta bahwa saat dilakukan klarifikasi oleh pengurus PPP Kabupetan Sleman terdakwa  mengakui mengubah data rekapitulasi PPK Depok karena dijanjikan sejumlah uang," ucap Hakim Ketua Suparna saat membacakan amar putusan.

Baca juga: 3 Petugas PPK Penggelembung Suara Caleg Gerindra Divonis 6 Bulan Penjara

Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan, majelis hakim menyatakan terdakwa Anita Ratna Dewi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemilu. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 551 UU 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Terdakwa sebagai anggota PPK dan atau PPS yang karena kesengajaannya mengakibatkan berubahnya berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara.

"Menjatuhkan pidana penjara selama empat bulan masa percobaan delapan bulan, dan pidana denda sejumlah Rp 5 juta, dan dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan tiga bulan," kata Hakim Ketua Suparna. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.