Polisi Temukan Senjata Tajam Saat Razia Oknum Suporter Persebaya di Yogyakarta

Kompas.com - 12/07/2019, 21:02 WIB
Ilustrasi Polisi Thinkstock/Antoni HalimIlustrasi Polisi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Polisi mengamankan sejumlah oknum pendukung Persebaya Surabaya. Dari penggeledahan, polisi menemukan beberapa senjata tajam.

"Awalnya kami mendapat informasi dari warga masyarakat. Masyarakat itu merasa resah," ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini, saat dihubungi Jumat (12/07/2019)

Armaini menuturkan dari informasi masyarakat, sejumlah pendukung Persebaya Surabaya sudah ada di Kota Yogyakarta sejak tiga hari lalu.

Baca juga: Suporter Persebaya Dilarang Tandang ke Sleman, Pentolan Bonek Kecewa

Para oknum pendukung Persebaya Surabaya ini datang ke Yogyakarta dengan estafet atau menumpang kendaraan secara berganti-ganti.

Selama di Kota Yogyakarta mereka tidur d isembarang tempat, bahkan di bawah-bawah jembatan. Mereka juga tidak membawa membawa uang.

"Mereka mengamen dengan menggunakan gitar kecil. Keberadaan mereka itu sudah meresahkan masyarakat," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari informasi masyarakat itu, jajaran Polresta Yogyakarta melakukan razia di beberapa titik. Razia ini dilakukan sebagai langkah antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam razia tersebut, polisi mengamankan beberapa oknum pendukung Persebaya Surabaya.

"Kita bawa ke kantor dan kita periksa tas mereka. Saat diperiksa itu ditemukan, pisau, cutter, ikat pinggang dengan kepala besi, ada kaos yang tulisannya provokatif," ungkapnya

Baca juga: Bonek Dilarang ke Sleman, Manajemen Persebaya Minta Klarifikasi

Armaini menyampaikan, dari pendataan ada sekitar 20 orang lebih  yang dibawa ke Polresta Yogyakarta. Bagi yang terbukti membawa senjata tajam, Armaini menegaskan tetap akan diproses hukum.

"Yang tidak terbukti ya kita akan lakukan pembinaan, kita nasehati. Rencana kita sih akan dipulangkan," tandasnya.

Seperti diketahui Persebaya Surabaya akan melakoni laga tandang melawan tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, pada Sabtu (13/7/2019). Namun demikian, panitia pelaksana pertandingan memutuskan untuk tidak memberikan jatah kuota tiket bagi suporter Persebaya Surabaya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X