Siswi Ditolak Masuk SMP karena Terlalu "Tua", KPPAD Nilai Permendikbud Hilangkan Hak Dasar

Kompas.com - 12/07/2019, 20:42 WIB
Ilustrasi anak belajar mangpor_2004Ilustrasi anak belajar

KARIMUN, KOMPAS.com - Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) angkat suara perihal kasus yang menimpa Mn (15), seorang remaja putri asal Kabupaten Karimun, Kepri.

Mn diketahui mendapat penolakan dari SMP Negeri dan swasta di daerahnya akibat pembatasan usia dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018.

Dalam aturan itu, usia masuk SMP Negeri maksimal 15 tahun per 1 Juli 2019. Sementara usia Mn hanya lebih 2 bulan dari ketentuan.


Baca juga: Ditolak Masuk SMP Negeri karena Terlalu Tua, Remaja Putri Ancam Bunuh Diri

Padahal, Mn baru saja tamat Sekolah Dasar Negeri (SDN) tak jauh dari kediamannya di Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Akibatnya, Mn harus mengubur mimpinya untuk mengenyam pendidikan karena ditolak masuk SMP negeri dan swasta di Kabupaten Karimun.

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan setempat tidak bisa berbuat apa-apa, mereka beralasan hanya menjalankan aturan dari Kemendikbud tersebut.

Sebaliknya baik pihak sekolah maupun Disdik Karimun menyarankan Mn untuk mengambil program paket B tiga tahun lagi.

Komisioner KPPAD Provinsi Kepri, Ery Syahrial menyayangkan adanya aturan pembatasan usia anak bersekolah tersebut.

Ery menilai aturan Kemendikbud tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatakan setiap anak berhak mendapatkan pendidikan layak.

"Usia 15 tahun hingga 17 tahun itu dikategorikan anak-anak, dan yang namanya anak-anak itu berhak memperoleh pendidikan yang layak. Aturan tersebut jelas menghilangkan hak dasar Mn untuk memperoleh pendidikan yang layak," kata Ery Syahrial melalui telepon, Jumat (12/7/2019).

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Regional
Gara-gara 'TeLe ApIK' Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Regional
7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

Regional
Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Regional
Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Regional
Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X