Kue Telat Datang, Anggota Dewan Robek Daftar Hadir lalu "Walkout"

Kompas.com - 12/07/2019, 20:27 WIB
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Bulukumba, Jumat (12/7/2019), menghadirkan DP3 Bulukumba dan ahli waris 
Tribunnews Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Bulukumba, Jumat (12/7/2019), menghadirkan DP3 Bulukumba dan ahli waris

BULUKUMBA, KOMPAS.com - Syamsir Paro, legislator PAN Bulukumba merobek lembaran tanda tangan daftar hadir setelah mempertanyakan tidak adanya kue dan makanan saat rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Bulukumba, Jumar (12/7/2019).

Dia mempertanyakan hal itu karena hanya ada air mineral di atas meja.

Insiden tersebut terjadi setelah Ketua DPRD Bulukumba Andi Hamzah Pangki, mengetuk palu sebanyak tiga kali sebagai tanda berakhirnya rapat yang membahas tentang sengketa lahan kantor Dinas Koperasi Bulukumba yang diklaim warga.

Baca juga: Diundang Rapat di Istana, Khofifah Ajukan Tiga Proyek ke Jokowi

Rapat tersebut menghadirkan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (DP3) dan ahli waris.

"Kalau perjalanan dinas cepat. Kalau kuenya orang lama datang, baru sudahmi semua (tamu) tandatangan. Ini pertanggungjawabannya orang, mana kuenya," kata Syamsir Paro.

Padahal saat itu para undangan telah menandatangani daftar hadir kegiatan RDP, sebagai pertanggunjawaban atas hidangan berupa kue dan nasi kotak.

Setelah merobek daftar hadir, Syamsir beranjak pergi dari ruang paripurna.

Lima menit setelah  Syamsir dari ruang rapat, makanan yang dipesan oleh sekretariat DPRD Bulukumba kemudian datang.

Baca juga: Undang Ganjar ke Istana, Jokowi Gelar Rapat Percepatan Pembangunan Jawa Tengah

Staff Rumah Tangga Sekretariat DPRD Bulukumba Ani tampak menangis karena tidak tahu bagaimana cara mempertanggungjawabkan makanan yang telah dipesan sehari sebelum kegiatan tersebut.

Sekretaris DPRD Bulukumba HM Daud Kahal, mengaku menyayangkan sikap Syamsir Paro tersebut.

Menurutnya, sikap yang ditunjukkan oleh Syamsir sangatlah tidak etis.

"Tidak etis, karena ini kan pertanggungjawaban staf saya. Dan ini bukan hal yang fiktif karena kami sudah order sehari sebelum kegiatan, namun pihak ketiga yang terlambat membawa," kata mantan Kabag Humas Setkab Bulukumba itu.

Menurut Daud jika anggota DPRD merasa tidak puas dengan pelayanan staf, DPRD bisa melakukannya dengan cara yang elegan.

Baca juga: Fakta Kunjungan Jokowi di Sulut, Rapat di Laut Bunaken hingga Akan Bangun Jembatan di Selat Lembeh

"Kan bisa lewat RDP seperti saat ini, untuk mempertanyakan apa yang menjadi penyebabnya, itu sesuai dengan mekanismenya," katanya Daud.

Dauh Kahal berharap agar insiden tersebut tak terulang kembali.

"Sebelumnya tentang menu makanan, oknum anggota DPRD komplain, kita anggap wajar dan kita ganti menunya. Karena disampaikan baik-baik," pungkas Daud.

 

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Gegara Kue, Legislator PAN Bulukumba Robek Daftar Hadir Dewan Lalu Tinggalkan Rapat

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X