Polisi Amankan 39 Drum Limbah Beracun dari Lahan Perkebunan di Bogor

Kompas.com - 12/07/2019, 18:20 WIB
39 Drum yang diduga mengandung limbah B3 diamankan Polsek Citeureup setelah adanya warga yang dilarikan ke rumah sakit, Jumat (12/7/2019) Afdhalul Ikhsan39 Drum yang diduga mengandung limbah B3 diamankan Polsek Citeureup setelah adanya warga yang dilarikan ke rumah sakit, Jumat (12/7/2019)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com — Aparat Polsek Citeureup, Kabupaten Bogor, mengamankan 39 drum kosong yang mengeluarkan bau menyengat di lahan perkebunan di Kampung Tajur RT 004 RW 001, Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Drum kosong tersebut diduga bekas limbah bahan berbahaya beracun (B3) yang membuat warga sekitar lokasi pembuangan resah karena terpapar limbah tersebut.

Kapolsek Citeureup Kompol Muhtarom mengatakan, sebagian drum tersebut telah dihancurkan dengan cara dipotong menggunakan las. Dua di antaranya dijadikan alat bukti di Mapolsek Citeureup.

"Kami amankan drum tersebut minimal baunya hilang. Yang utuh ada dua drum kemudian lainnya dibelah, jadi ada 39 drum," kata Muhtarom kepada Kompas.com, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: Warga di Bogor Keluhkan Bau Menyengat, Ternyata Limbah Beracun

Muhtarom memastikan bahwa korban atas nama Ika yang sempat dirawat di rumah sakit sudah kembali ke rumahnya.

"Ada tiga orang yang mengalami keracunan dan semua sudah diperbolehkan pulang," ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mencari pelaku yang membuang puluhan drum tersebut. Menurut Muhtarom, kasus ini berawal dari laporan warga yang menemukan drum kosong karena mengeluarkan bau menyengat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Regional
Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Regional
Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Regional
Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X