Adegan Mesum Tamu Kerap Terlihat di Jendela, Warga Geruduk Hotel Ini

Kompas.com - 12/07/2019, 16:00 WIB
Warga menggeruduk sebuah hotel di Jalan Martadireja I Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019) malam. Fadlan Mukhtar ZainWarga menggeruduk sebuah hotel di Jalan Martadireja I Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019) malam.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Puluhan warga menggeruduk sebuah hotel di Jalan Martadireja I Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (12/7/2019) malam, untuk memprotes pengelola karena kerap disuguhi adegan mesum para tamu hotel yang berada di kamar lantai 2.

Salah satu warga, Santo (30) yang rumahnya berada persis di belakang hotel mengatakan, adegan mesum para tamu hotel dapat dilihat dengan jelas dari area permukiman warga. Pasalnya kaca kamar berukuran besar dan menggunakan gorden transparan.

"Awalnya habis Maghrib anak-anak kecil ramai di belakang hotel. Orang tua yang penasaran mendatangi, katanya lagi nonton 'film', lagi lihat adegan begituan di kamar hotel," kata Santo.

Menurut dia hampir setiap hari warga disuguhi tontonan semacam itu. Adegan mesum para tamu hotel kerap terlihat selepas Maghrib, bahkan warga yang pulang berjamaah shalat Subuh di masjid pun kerap melihat adegan orang dewasa.

Baca juga: Diduga Berbuat Mesum, 10 Pasangan di Luar Nikah Diamankan dari Kamar Kos

Ketua RT 4 RW V Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur, Amin Widayat mengatakan, warga kerap melihat adegan tersebut sejak kurang lebih tiga minggu terakhir menyusul selesainya renovasi hotel.

"Kami minta pengelola untuk menutup kamar yang di lantai 2, sehingga tidak terlihat dari luar. Kami khawatir terhadap perkembangan anak-anak akibat melihat adegan tersebut, dipertontonkan tidak sesuai dengan umurnya," ujar Amin.

Sementara itu, Kapolsek Purwokerto Timur Abdul Rojak mengatakan, perwakilan warga dan pengelola hotel telah menemukan titik temu.

Pengelola bersedia untuk mengganti gorden yang lebih tebal dan melapisi kaca jendela sehingga tidak terlihat dari luar.

"Kami sudah melakukan mediasi, pengelola hotel bersedia untuk melapisi kaca dan menambah gorden yang lebih tebal. Untuk kamar lain yang masih dalam proses pembangunan akan didesain tanpa kaca berukuran besar," jelas Rojak.

Baca juga: 4 Fakta Kasus Video Mesum Jangan Ko Kasih Nyala Blitz-nya, Direkam di Dalam Kelas hingga Pelaku Pindah Rumah



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Regional
2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

Regional
Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Regional
Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X