Gunung Karangetang Muntahkan Guguran Lava, Jarak Luncuran 1.500 Meter

Kompas.com - 12/07/2019, 15:37 WIB
Sinar api dari kawah Gunung Karangetang, Rabu (10/4/2019) malam. Dok. Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDMSinar api dari kawah Gunung Karangetang, Rabu (10/4/2019) malam.

MANADO, KOMPAS.com - Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, meluncurkan guguran lava, Jumat (12/7/2019), sekitar pukul 12.19 Wita.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, jarak luncuran guguran lava lebih kurang 1.500 meter dan mengarah ke Kali Nanitu.

Gempa guguran ini terekam di seismograf atau alat sensor getaran.

Selama ini, menurut PVMBG, aktivitas guguran lava terjadi sesekali longsor dari tubuh lava dan dari pinggiran kubah lava ke Sungai Batu Awang dan Kahetang.


Petugas Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Yudia Prama Tatipang mengatakan, berdasarkan periode pengamatan Jumat ini, pada pukul 06.00-12.00 Wita, aktivitas Gunung Karangetang terjadi guguran dan vulkanik dalam.

Secara visual, Gunung Karangetang mengeluarkan asap bertekanan sedang berwarna putih, dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter dari kawah utama. Sedangkan, kawah dua mengeluarkan asap putih sedang dengan tekanan gas dan tinggi lebih kurang 50 meter.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang level III atau siaga," kata Yudia.

Baca juga: Penyebab Suara Gemuruh dan Sinar Api di Gunung Karangetang

Untuk itu, warga dan pengunjung atau wisatawan diimbau agar tidak mendekat, juga tidak melakukan pendakian dan beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya, yakni radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama.

Selain itu, tidak beraktivitas di area perluasan sektoral dari kawah dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 kilometer, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Kemudian, warga di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Bus yang Terguling dan Tewaskan 8 Orang Angkut Wisatawan dari Tangkuban Parahu

Regional
Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Satu Kantor Desa di Tasikmalaya Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 8 Orang

Regional
Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Sultan Putra Kusumah VIII: Kesultanan Selaco Cagar Budaya dan Diakui UNESCO

Regional
Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Dibekap, Jasad Dibuang ke Jurang, Anak Hakim Medan Ingin Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Regional
Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Hilang Kontak di Laut Maluku Sejak Sepekan Lalu

Regional
Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Tepergok Mesum di Parkiran Mal, Pengemudi Honda Jazz Tabrak Satpam dan Palang Otomatis

Regional
Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Bus Pariwisata Alami Kecelakaan di Subang, 6 Orang Tewas

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Bolos Kerja 176 Hari, 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP Terancam Dipecat

Regional
Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Siswi SD Diperkosa 8 Pemuda, Korban Dibuat Mabuk dengan Lem Cap Kambing

Regional
Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Solusi Permanen Risma untuk Atasi Banjir di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X