Pakai Gunting Sol Sepatu, Kakak Bunuh Adik di Bogor

Kompas.com - 12/07/2019, 11:18 WIB
Garis polisi dipasang di lokasi pembunuhan di Gang Kosasih, Kampung Cikaret, RT 05 RW 10, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (12/7/2019). RAMDHAN TRIYADI BEMPAHGaris polisi dipasang di lokasi pembunuhan di Gang Kosasih, Kampung Cikaret, RT 05 RW 10, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (12/7/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - MR, bocah berusia 10 tahun dibunuh oleh NR (29), yang merupakan kakak kandungnya sendiri. Peristiwa itu terjadi di tempat tinggal keduanya di Kampung Cikaret, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/7/2019).

Korban tewas setelah pelaku menusuknya dengan sebuah gunting sol sepatu di bagian dada dan perut sebelah kiri. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Kerabat keluarga korban, Dedi Sukandi mengatakan, saat kejadian korban sedang beristirahat di ruang tamu. Tiba-tiba, pelaku datang menghampiri korban dan langsung menusuknya.

"Adiknya baru pulang main dari warnet, terus rebahan di ruang tamu. Korban ditusuk pakai gunting yang biasa dipakai untuk sol sepatu sama pelaku," ucap Dedi, saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: Kronologi Kakak Adik Sekandung Menikah di Bulukumba

Baca juga: Diupah Rp 15 Juta, Kakak Adik Ini Selundupkan Sabu Senilai Rp 500 Juta

Dedi mengatakan, dia belum tahu persis apa alasan dan penyebab pelaku tega menghabisi nyawa adik kandungnya itu.

Namun, dua hari sebelum peristiwa ini terjadi, pelaku baru saja kehilangan sepeda motornya.

Sementara itu, Dedi juga menyebut, pelaku bermasalah dengan kodisi kejiwaannya.

"Pelaku sempat kehilangan motor dua hari lalu. Mungkin pikirannya terguncang,  Dia memang punya masalah sama kejiwaannya. Sekarang pelaku masih di kantor polisi," kata Dedi.

Kepala Polsek Bogor Selatan Komisaris Polisi Indrat Riyani mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Untuk memastikan apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan, menurut Indrat, polisi harus membawa pelaku ke rumah sakit.

"Pelaku masih kita amankan di kantor polisi. Terkait kesehatan jiwanya akan dilakukan observasi di Rumah Sakit Marzuki Mahdi," kata Indrat.

Baca juga: Ambil Emas Bocah 2 Tahun, Kakak Adik Ditangkap Polisi



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X