Cerita Hengky Kurniawan Jadi Wakil Bupati Bandung Barat, Awalnya Ditertawakan Sesama Artis

Kompas.com - 12/07/2019, 08:39 WIB
Aktor sekaligus model Hengky Kurniawan Chova mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengurus administrasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN). Rabu (17/1/2018). Kompas.com/Robertus BelarminusAktor sekaligus model Hengky Kurniawan Chova mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengurus administrasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN). Rabu (17/1/2018).

BANDUNG, KOMPAS.comHengky Kurniawan adalah Wakil Bupati Bandung Barat periode 2018-2023, berpasangan dengan Aa Umbara. Lebih terkenal sebagai mantan artis, Hengky menceritakan pengalamannya hingga masuk ke dunia politik. 

Menurut Hengky, ia mulai tertarik masuk ke dunia politik setelah 10 tahun bergelut dengan dunia hiburan. Ia mendirikan rumah produksi bersama beberapa teman artis memproduksi FTV untuk beberapa stasiun di televisi.

Saat itulah, dia memutuskan untuk masuk ke dunia politik. Namun ternyata tidak mudah walaupun namanya sudah lebih dulu terkenal. 

Berulang kali ia gagal. Dari mulai Pemilihan Legislatif, Pilkada Blitar, Kediri, dan Bekasi.

Ia selalu mundur ketika partai meminta mahar hingga Rp 3 miliar - Rp 5 miliar. Padahal saat itu ia sudah memulai kampanye dan hasil survei selalu tinggi.

“Mahar Rp 3 miliar- Rp 5 miliar itu belum termasuk biaya kampanye dan belum tentu menang juga. Uang segitu mending saya jadikan modal,” ucapnya.

Baca juga: Kisah Hengky Kurniawan: Dari Pemulung, Artis, hingga Wakil Bupati Bandung Barat

Bahan tertawaan

Hal ini sempat menjadi bahan tertawaan teman-temannya. Sebab instagram miliknya selalu berubah-ubah.

Hari ini memosting calon bupati Blitar, kemudian ganti jadi Kediri, lalu ganti lagi jadi Bekasi.

“Kan teman-teman dekat kaya Raffi Ahmad saya mintain ucapan. Dukung Hengky sebagai bupati Blitar. Eh besoknya dah beda lagi," katanya.

"Kata temen-temen, ini berkali-kali kita ngucapin dukungan, kok gagal mulu. Lu tuh mau jadi apa, kok enggak ada capek-capeknya, kontestasi pilkada, coba ini, coba itu,” tutur Hengki sambil tertawa.

Meski gagal berulang kali, ia optimistis suatu saat ada daerah di mana pimpinan partainya tidak mensyaratkan uang mahar.

Hingga akhirnya ia maju di Pilkada Bandung Barat. Ia berhasil duduk menjadi wakil Bupati Bandung Barat tanpa uang mahar.

Baca juga: Ikut Pilkada, Aktor Hengky Kurniawan Sebut Tidak Ada Mahar Politik

Optimistis

“Kunci sukses saya semangat dan optimis. Seperti pepatah orang, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Itulah yang saya alami,” ucap lelaki kelahiran Blitar, 21 Oktober 1982 ini menjelaskan.

Hengky mengaku, sikap optimistis ada pada dirinya sejak kecil. Bagi orang kampung seperti dirinya, pergi ke Jakarta itu sama dengan ke Eropa.

“Pasti mahal. Teman di kampung memandang Jakarta itu seperti luar negeri. Enggak mungkin orang kampung bisa ke sana,” ungkapnya.

Namun Hengky kecil meyakini, jika orang lain bisa ke Jakarta, maka ia pun bisa. Keyakinannya terbukti. Lulus SMA ia hijrah ke Jakarta untuk kuliah bahkan menjadi artis terkenal.

Baca juga: Maju Pilkada Bandung Barat, Hengky Kurniawan Melamar ke Demokrat

Begitupun saat ia menekuni dunia entertainment. Ia optimistis bisa sukses di bidang yang ditekuninya, meskipun saat memulai, tutur bahasa Hengky terbilang medok.

“Yang penting mindset kita bener dulu. Kalau dari awal sudah optimistis, Insya Allah terkabul,” katanya.

Sebagai wakil bupati, ia memiliki mimpi meninggalkan legacy yang berarti untuk daerah yang dipimpinnya.

“Kami ingin all out mengabdi ke masyarakat. Selebihnya saya enggak ngoyo, jalanin saja yang kini dijalanin,” pungkasnya. 

Baca juga: Jadi Wakil Bupati, Hengky Kurniawan Bakal Bikin KBB Creative Centre



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Regional
Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Regional
Teater tak Mati di Tengah Pandemi

Teater tak Mati di Tengah Pandemi

Regional
Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Regional
Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Regional
Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Regional
Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Regional
Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Regional
Detik-detik Seorang Warga Diserang Beruang Saat Berada di Ladang, Alami Luka Cakar di Bahu

Detik-detik Seorang Warga Diserang Beruang Saat Berada di Ladang, Alami Luka Cakar di Bahu

Regional
BPBD Cianjur Catat 115 Bencana Alam Sepanjang Tahun Ini

BPBD Cianjur Catat 115 Bencana Alam Sepanjang Tahun Ini

Regional
Begini Proses Menghalau Beruang yang Mencakar Warga di Solok Selatan

Begini Proses Menghalau Beruang yang Mencakar Warga di Solok Selatan

Regional
Puting Beliung Landa Agam, 8 Rumah Rusak dan Akses Jalan Sempat Putus

Puting Beliung Landa Agam, 8 Rumah Rusak dan Akses Jalan Sempat Putus

Regional
Kampanye Pilkada via Medsos di Bangka Belitung Sepi Peminat

Kampanye Pilkada via Medsos di Bangka Belitung Sepi Peminat

Regional
Perempuan Dalam Mobil yang Terbakar di Sukoharjo Dibunuh karena Masalah Bisnis

Perempuan Dalam Mobil yang Terbakar di Sukoharjo Dibunuh karena Masalah Bisnis

Regional
Detik-detik Pikap Pengangkut Tabung Gas Terbakar dan Meledak di SPBU

Detik-detik Pikap Pengangkut Tabung Gas Terbakar dan Meledak di SPBU

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X