Polisi Tangkap Pelaku Mutilasi Perempuan di Banyumas

Kompas.com - 12/07/2019, 08:32 WIB
Terduga pelaku mutilasi, DP (37) ditangkap polisi, Kamis (11/7/2019) malam. Fadlan Mukhtar ZainTerduga pelaku mutilasi, DP (37) ditangkap polisi, Kamis (11/7/2019) malam.

BANYUMAS, KOMPAS.com - Terduga pelaku mutilasi yang potongan tubuh korbannya ditemukan terbakar di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akhirnya tertangkap.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, terduga pelaku berinisial DP (37), warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

"Setelah bekerja dari hari Senin (8/7/2019) tim yang dibentuk hari ini dapat menangkap terduga pelaku yang melakukan mutilasi Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 18.30 WIB di Purwokerto," kata Bambang, Jumat (12/7/2019) dini hari.

Baca juga: Polisi soal Potongan Tubuh Terbakar: Sebelum Dimutilasi, Korban Diduga Dibunuh dengan Cara Dibekap

Bambang mengatakan, terduga pelaku dapat ditangkap berkat petunjuk dari salah seorang saksi di lokasi penemuan potongan tubuh yang sempat melihat terduga pelaku di lokasi tersebut.

"Terduga pelaku merupakan residivis kasus penculikan. Dia baru keluar dari penjara sekitar dua bulan yang lalu," ujar Bambang.

Seperti diketahui warga Dusun Plandi, yang berdekatan dengan wilayah Kabupaten Banjarnegara digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia dalam kondisi hangus terbakar, Senin (8/7/2019) petang.

Potongan tubuh berupa kepala, tangan, dan kaki kali pertama ditemukan seorang anak kecil. Anak tersebut kemudian melaporkannya kepada warga.

Baca juga: Potongan Tubuh yang Hangus di Banyumas Berjenis Kelamin Perempuan

Berdasarkan hasil penyelidikan, potongan tubuh yang hangus terbakar itu berjenis kelamin perempuan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X