Kepala BNPB: Ke Mana Pun Saya Pergi Selalu Ditanya Siapa Pengganti Sutopo

Kompas.com - 12/07/2019, 05:48 WIB
Kepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo A. FAIZALKepala BNPB Letjen (TNI) Doni Monardo

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen (TNI) Doni Monardo, mengaku di mana pun berada, kerap ditanya siapa yang menggantikan posisi Sutopo Purwo Nugroho sebagai kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) BNPB.

"Di sana saya ditanya siapa pengganti Sutopo, di sini ternyata juga ditanya dengan pertanyaan yang sama, ke mana pun saya pergi yang ditanyakan selalu sama, siapa pengganti Pak Topo?" katanya usai bertemu gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (11/7/2019) malam.

Atas pertanyaan itu dia berkali-kali menegaskan bahwa pihaknya akan mencari figur pengganti sekaliber Sutopo.

"Tapi butuh waktu untuk mencari orang seperti Pak Sutopo. Semoga nanti waktu akan menjawab dan akan lahir Sutopo-Sutopo muda," jelasnya.

Baca juga: Kepala BNPB Akui Kesulitan Cari Sosok Pengganti Sutopo

Bukan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melalukan penjaringan khusus mencari pengisi jabatan yang ditinggal Sutopo.

"Wartawan mungkin bisa nanti mendaftar," kata Doni berkelakar.

Sutopo Purwo Nugroho meninggal di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019), pukul 02.20 waktu setempat atau 01.20 WIB. 

Dia meninggal di usia 49 tahun setelah divonis mengidap penyakit kanker paru-paru pada 17 Januari 2018 lalu.

Baca juga: Kesaksian Penggali Makam Sutopo, Tak Seperti Biasa Cuma Butuh 2 Jam

 

Almarhum dimakamkan di TPU Sasonolayu, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah. Sutopo meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X