Kompas.com - 11/07/2019, 16:18 WIB
Terdakwa Priyanto alias Mbah Pri dan Anik Yuni Artikasari alias Tika berdiskusi dengan pengacaranya saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Kamis (11/7/2019) Fadlan Mukhtar ZainTerdakwa Priyanto alias Mbah Pri dan Anik Yuni Artikasari alias Tika berdiskusi dengan pengacaranya saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarnegara, Kamis (11/7/2019)

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Dua terdakwa kasus mafia bola, Priyanto alias Mbah Pri dan Anik Yuni Artikasari, divonis masing-masing 3 tahun dan 2,5 tahun penjara karena terbukti melakukan suap dan penipuan dalam kasus tersebut.

"Mengadili, menyatakan terdakwa satu dan dua secara sah dan meyakinkan melakukan penipuan dan suap. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa satu penjara 3 tahun dan terdakwa dua penjara 2 tahun 6 bulan," kata hakim Heddy, saat sidang di Pengadilan Negeri Banjarnegara, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Tika, Wasit Futsal yang Terseret Kasus Mafia Bola: Saya Bukan Siapa-siapa, Hanya Babu

Diketahui Mbah Pri merupakan anggota Komite Wasit PSSI Jateng dan Anik merupakan asisten pribadi Manajer Persibara Lasmi Indrayani.

Vonis Mbah Pri sama dengan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU), sedangkan vonis Tika lebih ringan 6 bulan dari tuntutan JPU.

Baca juga: Sidang Kasus Mafia Bola, Mbah Putih Meminta Maaf

Dalam amar putusan yang dibacakan, Mbah Pri terbukti melanggar Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP dan Pasal 2 UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap sebagai pihak pemberi suap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam fakta persidangan terungkap, Mbah Pri menerima uang sekitar Rp 800 juta dari Lasmi Indrayani dalam beberapa tahap. Mbah Pri menjanjikan dapat membantu Persibara naik kasta dari Liga 3 ke Liga 2.

Uang tersebut selanjutnya didistribusikan kepada empat terdakwa lainnya, yaitu Ketua PSSI Jateng Tjan Lin Eng alias Johar, Komite Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, Komite Wasit PSSI Mansur Lestaluhu dan wasit Nurul Safarid.

Sedangkan Tika berperan meminta uang kepada Lasmi atas perintah bapak angkatnya, Mbah Pri. Tika juga dinilai mengetahui aliran dana dari Mbah Pri kepada terdakwa lainnya.

Atas putusan tersebut, pengacara kedua terdakwa Ignasius Kuncoro menyatakan pikir-pikir. Demikian halnya dengan JPU juga menyatakan pikir-pikir.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.