5 Santri Korban Pencabulan Pimpinan dan Guru Pesantren Alami Trauma Berat

Kompas.com - 11/07/2019, 12:26 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi


LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Sebanyak lima korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh pimpinan pesantren berinisial AI (45) dan seorang guru berinisial MY (26) di Lhokseumawe, mengalami trauma berat.

Polisi sudah meminta psikolog dari Banda Aceh untuk memeriksa kondisi psikologi korban.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang, dalam konferensi pers di Lhokseumawe, Kamis (11/7/2019) menyebutkan, psikolog memeriksa kondisi korban pada 6 Juli 2019 lalu.

Baca juga: Diduga Cabuli 15 Santri, Pimpinan Pesantren dan Satu Guru Ditahan

 

Bahkan, psikolog sudah mengeluarkan hasil visum kondisi mental korban pelecehan seksual itu.

“Psikolog ini juga kami mintai keterangan sebagai ahli dalam kasus ini,” kata Indra.

Penyidik, sambung dia, sudah berkoodinasi dengan jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, pada 8 Juli 2019 terkait kasus pelecehan seksual tersebut.

“Setelah koordinasi dengan jaksa, pemeriksaan lima korban, pemeriksaan saksi, baru pada 9 Juli 2019 kami tangkap dua tersangka itu yakni AI dan MY. Keduanya kami tahan di Mapolres,” terang dia.

Dia menyebutkan, polisi terus melengkapi berkas penyidikan kasus itu. Sejauh ini, ada 15 korban pencabulan yang sudah teridentifikasi.

Baca juga: Viral soal HP Para Santri Dirusak dengan Palu, Ini Penjelasan Pondok Pesantren

 

Namun, baru lima korban yang dimintai keterangan oleh penyidik.

Sebelumnya diberitakan, seorang pimpinan pesantren dan seorang guru ditahan penyidik Polres Lhokseumawe, karena diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah santrinya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Jabar: Seluruh Polres Wajib Patroli Jam Malam Berskala Besar

Kapolda Jabar: Seluruh Polres Wajib Patroli Jam Malam Berskala Besar

Regional
Seorang PNS Ditangkap Bersama 4 PSK di Kamar Hotel, Salah Satunya Masih Remaja

Seorang PNS Ditangkap Bersama 4 PSK di Kamar Hotel, Salah Satunya Masih Remaja

Regional
Kronologi Lansia Dirampok di Sukabumi, Modusnya Pemberian Bantuan Dampak Corona

Kronologi Lansia Dirampok di Sukabumi, Modusnya Pemberian Bantuan Dampak Corona

Regional
45 Kasus Positif Covid-19, Papua Naikkan Status dari Siaga Jadi Tanggap Darurat Corona

45 Kasus Positif Covid-19, Papua Naikkan Status dari Siaga Jadi Tanggap Darurat Corona

Regional
Warga Tionghoa di Aceh Bagikan Ribuan Masker hingga Nasi Kotak Setiap Hari

Warga Tionghoa di Aceh Bagikan Ribuan Masker hingga Nasi Kotak Setiap Hari

Regional
Kabar Baik dari Situbondo, 4 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Kabar Baik dari Situbondo, 4 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Regional
Kompaknya Warga di Cimahi, Mengurus Tetangga yang Positif Corona

Kompaknya Warga di Cimahi, Mengurus Tetangga yang Positif Corona

Regional
Imbas Corona di Kaltim, 4.109 Pekerja Dirumahkan dan 323 Kena PHK

Imbas Corona di Kaltim, 4.109 Pekerja Dirumahkan dan 323 Kena PHK

Regional
Pasien Sembuh: Datanglah ke Fasilitas Kesehatan, Covid-19 Bukan Aib

Pasien Sembuh: Datanglah ke Fasilitas Kesehatan, Covid-19 Bukan Aib

Regional
Pekerja Terdampak Corona di Kalsel Terima Paket Sembako Senilai Rp 200.000

Pekerja Terdampak Corona di Kalsel Terima Paket Sembako Senilai Rp 200.000

Regional
Mengaku Anggota TNI Berpangkat Kapten, Pria Ini Tipu Perempuan Rp 60 Juta, Ini Modusnya

Mengaku Anggota TNI Berpangkat Kapten, Pria Ini Tipu Perempuan Rp 60 Juta, Ini Modusnya

Regional
Kadinkes NTB Minta Warga Tidak Kucilkan 2 Pasien Sembuh Covid-19

Kadinkes NTB Minta Warga Tidak Kucilkan 2 Pasien Sembuh Covid-19

Regional
Jeritan Petani Salak di Tengah Wabah Corona, Sepi Pembeli hingga Biarkan Buah Membusuk di Pohon

Jeritan Petani Salak di Tengah Wabah Corona, Sepi Pembeli hingga Biarkan Buah Membusuk di Pohon

Regional
Datang dari Daerah Zona Merah Covid-19 di Pulau Jawa, 7 Mahasiswa Timor Leste Dikarantina

Datang dari Daerah Zona Merah Covid-19 di Pulau Jawa, 7 Mahasiswa Timor Leste Dikarantina

Regional
Jenazah Remaja 13 Tahun Dikubur Setengah Badan

Jenazah Remaja 13 Tahun Dikubur Setengah Badan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X