Kisah Ina, Malu Gagal Berangkat Haji Lalu Mengurung Diri

Kompas.com - 11/07/2019, 12:00 WIB
Bukti setoran haji Ina Binti Halil Jutahir (58) yang gagal berangkat haji tahun ini. Kegagalannya menyebabkan enggan bertemu dengan orang lain, kecuali keluarganya sendiri. TAUFIQURRAHMANBukti setoran haji Ina Binti Halil Jutahir (58) yang gagal berangkat haji tahun ini. Kegagalannya menyebabkan enggan bertemu dengan orang lain, kecuali keluarganya sendiri.

PAMEKASAN, KOMPAS.com – Air mata Ina Binti Halil Jutahir (58) tak terbendung saat melepas dua tetangganya yang berangkat haji tahun ini.

Harapan perempuan asal Dusun Aersoji, Desa Pagendingan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, untuk berangkat haji bersama kedua tetangganya itu harus kandas.

Sebab, pihak bank penerima setoran haji di Kabupaten Pamekasan, terlambat memasukkan data pelunasan haji ke rekening haji.


Melihat kedua tetangganya berseragam haji naik ke mobil bersama rombongan keluarga untuk diantar ke lokasi pemberangkatan, Ina semakin lunglai.

Ia mengajak anaknya, Uswatun Hasanah, pulang lebih awal dari rumah tetangga itu. Sekaligus, ia ingin menutupi rasa malunya karena gagal berangkat haji tahun ini.

Baca juga: Sudah 3 Kali Ikut Manasik, Ibu Asal Madura Gagal Berangkat Haji

 

Sebab, semua tetangga, sanak famili Ina, sudah mendengar kabar jika dia akan berangkat haji tahun ini.

Dua hari setelah keberangkatan haji kloter 9 dan 10 asal Pamekasan itu, Ina memilih mengurung diri di rumahnya.

Ia tidak mau ditemui orang lain, kecuali keluarganya sendiri. Sehari-hari, Ina lebih meningkatkan ibadahnya dengan mengkhatamkan Al-Quran.

Uswatun Hasanah, anak kandung Ina saat ditemui di kediamannya, Kamis (11/7/2019) mengatakan, ibunya enggan bertemu siapa pun.

Halaman:


komentar di artikel lainnya
Close Ads X