Kena OTT, Gubernur Kepri Nurdin Basirun Dikenal Murah Hati

Kompas.com - 11/07/2019, 11:49 WIB
Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADAGubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun

KARIMUN, KOMPAS.com - Operasi tangkap tangan ( OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) terhadap Gubernur Kepulauan Riau ( Kepri) Nurdin Basirun, mengejutkan masyarakat di kampung halaman sang Gubernur di Tanjungbalai Karimun.

Sosok pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Karimun selama dua periode itu begitu melekat bagi sebagian besar warga daerah pulau terdepan itu. Terlebih lagi, Nurdin Basirun dikenal warga suka "nyawer" ketika bertemu warga di kedai kopi.

Baca juga: Gubernur Kepri Nurdin Basirun Ditangkap KPK 3 Hari Setelah Ulang Tahun

Baca juga: Profil Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Karier Mulus hingga Kena OTT KPK


Hal itu seperti yang diungkapkan Wandi, seorang warga Karimun yang mengakui dirinya beberapa kali kecipratan uang Nurdin, saat bertemu di kedai kopi di Tanjungbalai Karimun.

"Kaget dengar beliau ditangkap KPK. Beliau orangnya dikenal ramah dan dermawan. Kalau jumpa warga suka beri uang langsung dari koceknya," kata Wandi di temui di Karimun, Kamis (11/7/2019).

Menurut Wandi, Nurdin sering mengunjungi kedai kopi Botan dan Coastal Area.

"Saya sering jumpa Beliau di dua tempat itu. Bajunya biasa saja, kalau pagi biasanya masih pakai baju Koko," kata Wandi.

Baca juga: Kebijakan Kontroversial Gubernur Kepri, Reklamasi Teluk hingga Fingerprint Shalat Subuh

Hal senada juga dikatakan seorang petugas kebersihan jalan yang enggan namanya disebut.

Ia bercerita pernah dihampiri Nurdin yang saat itu menjabat sebagai Bupati Karimun. Saat itu, dia yang sedang menyapu jalan sekitar pukul 06.00 WIB, tiba-tiba dihampiri sebuah mobil  SUV warna hitam.

Awalnya, petugas kebersihan tersebut tidak menghiraukan mobil tersebut. Namun, tak berapa lama kemudian, dia dipanggil oleh seseorang dari dalam mobil.

Saat menoleh, pria tersebut terkejut, karena suara dari dalam mobil itu ternyata suara orang nomor satu di Kabupaten Karimun, Nurdin Basirun.

"Dari dalam mobil sambil mengulurkan tangan, pak Nurdin kasih duit. Ngobrol sebentar, Beliau lalu pergi. Biasanya jam segitu, Beliau baru pulang dari sholat subuh di masjid," katanya.

Nurdin juga dikenal merakyat di mata sejumlah wartawan di Karimun. Nurdin bahkan tidak sungkan untuk menjadi sopir, saat mengajak wartawan blusukan ke sejumlah tempat di Karimun.

"Tanpa ada protokol, cuma saya bersama beberapa orang kawan wartawan, naik mobil pribadinya, dia sendiri yang nyopiri, kami keliling-keliling, blusukan ke sejumlah lokasi, biasanya lihat proyek Pemkab," katanya mengenang.

Baca juga: Gemar Melaut, Gubernur Kepri Nurdin Basirun Kerap Dipanggil Kapten



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X