81 WNI Dideportasi dari Malaysia, Terjaring Razia hingga Dihukum Cambuk

Kompas.com - 11/07/2019, 11:31 WIB
Seorang WNI yabg dideportasi dari Malaysia mengisi data diri di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kalbar, Rabu (10/7/2019) KOMPAS.com/HENDRA CIPTASeorang WNI yabg dideportasi dari Malaysia mengisi data diri di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kalbar, Rabu (10/7/2019)

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebanyak 81 warga negara Indonesia ( WNI) dideportasi Pemerintah Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (10/7/2019).

Sebagian besar WNI tersebut tidak memiliki dokumen lengkap untuk bekerja di luar negeri.

"Adapun rinciannya, laki-laki sebanyak 62 orang dan wanita sebanyak 18 orang, ditambah dengan satu orang anak kecil," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Yuline Marheine, Rabu.

Yuline mengatakan, sebagian besar yang dideportasi adalah pekerja yang ilegal, yakni tidak memiliki izin tinggal dan paspor.

"Jadi istilahnya ada yang punya paspor izin wisata tapi bukan untuk bekerja," kata dia.

Terkait itu, dia mengimbau masyarakat yang sudah kembali ke Indonesia untuk menyampaikan ke sanak saudara serta keluarganya untuk tidak bekerja di luar negeri. Sebab, kebanyakan yang sudah kembali ke Tanah Air justru bermasalah.

Sebagai contoh, ada yang bekerjanya tidak sesuai dengan harapan, karena iming-iming gaji besar. Namun, setelah sampai di negara tujuan, ternyata tidak mendapat pekerjaan.

Baca juga: Ungkap Kasus Perdagangan Orang di Pontianak, Polisi Ringkus 2 WNI dan 8 WNA

Salah satu WNI yang dideportasi adalah Jumasiah, perempuan asal Makassar, Sulawesi Selatan. Jumasiah dideportasi dari Malaysia karena tak memiliki paspor.

Berdasarkan ceritanya, sejak 2017 lalu ia ke Malaysia untuk bekerja sebagai buruh perkebunan sawit. Digaji 800 sampai 1000 ringgit per bulan.

"Saya ditangkap tak ada paspor, saya ada paspor tapi diambil sama atasan di tempat kerja," kata Jumasiah saat diwawancarai.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X