Izinkan Anak Jadi Kuli Bangunan, Wakil Wali Kota Tidore Diprotes Istri dan Pegawai

Kompas.com - 11/07/2019, 08:09 WIB
Rafid Marajabessy, putra ketiga wakil wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara yang bekerja sebagai kuli bangunan memindahkan material batako, Selasa (9/7/2019)KOMPAS.com/YAMIN ABDUL HASAN Rafid Marajabessy, putra ketiga wakil wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara yang bekerja sebagai kuli bangunan memindahkan material batako, Selasa (9/7/2019)

TERNATE, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen mengatakan, istrinya sempat protes karena mengizinkan anaknya, Rafdi Marajabessy untuk tetap menjadi kuli bangunan. 

“Istri saya bilang nanti orang lain akan bilang apa. Tapi saya bilang ke istri tidak apa itu pilihannya, dan mudah-mudahan bisa menjadikan lebih baik,” kata Sinen, ketika ditemui Kompas.com di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Tidore, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Wakil Wali Kota Tidore Kerap Dicemooh karena Biarkan Anaknya Jadi Kuli Bangunan

Tak hanya istri, pegawai di lingkungan Pemkot Tidore juga sempat mencemoohnya. Bahkan, Sinen sempat mendapat pesan singkat yang menanyakan mengapa dia begitu tega membiarkan Rafdi menjadi kuli bangunan.

“Ada yang bilang seharusnya orangtua susah, anak-anak jangan susah. Ada yang SMS ke saya dimana mata hati melihat anak seperti itu. Saya bilang cara pandang saya dengan kalian beda. Alhamdulillah anak saya bisa begitu, hidup penuh dengan kesederhanaan,” ujar Sinen.

Muhammad Sinen, ayah dari Rafdi Marajabessy yang tetap memilih jadi kuli bangunan, saat ditemui Kompas.com di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Tidore, Rabu (10/07/2019)KOMPAS.com/YAMIN ABDUL HASAN Muhammad Sinen, ayah dari Rafdi Marajabessy yang tetap memilih jadi kuli bangunan, saat ditemui Kompas.com di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Tidore, Rabu (10/07/2019)
Sebelumnya, sebuah foto viral di media sosial memperlihatkan Rafdi, anak Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen menjadi kuli bangunan.

Baca juga: Kata Wakil Wali Kota Tidore soal Anaknya Jadi Kuli Bangunan

Karena pekerjaan dan statusnya sebagai anak wakil wali kota, Rafdi sempat mendapat cemooh. Namun, Rafdi tidak menghiraukannya dan terus berjuang di jalan yang dia yakini. (Fatimah Yamin).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X