Ini 5 Strategi Jokowi untuk Menata Labuan Bajo

Kompas.com - 11/07/2019, 06:56 WIB
Presiden Joko Widodo berpose dengan latar belakang pemandangan matahari terbenam di Labuan Bajo, Flores, NTT, Rabu (10/7/2019).SETPRES / AGUS SOEPARTO Presiden Joko Widodo berpose dengan latar belakang pemandangan matahari terbenam di Labuan Bajo, Flores, NTT, Rabu (10/7/2019).

MANGGARAI BARAT, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/7/201) siang.

Kedatangan Presiden disambut oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dengan Tarian Tiba Meka, yang merupakan tarian khas Flores Barat untuk menyambut kunjungan tamu istimewa.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana mengunjungi Proyek Penataan Kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo.

Sesuai rencana, Labuan Bajo menjadi bagian dari 10 Bali baru.

Berikut 5 strategi Jokowi untuk menata Labuan Bajo:

 

1. Runway diperpanjang

ilustrasi bandaraShutterstock ilustrasi bandara
Presiden Jokowi mengatakan akan memperluas Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo serta memperpanjang runway yang ada.

“Terminal akan kita besarkan, runway akan kita perpanjang, maksimal tahun depan sudah rampung semuanya,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan saat bersama Ibu Negara Iriana mengunjungi Proyek Penataan Kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, Rabu (10/7/2019) siang.

Baca juga: Jokowi: Tahun Depan, Bandara Labuan Bajo Rampung

 

2. Pengelola bandara akan dilelang

Ilustrasi bandaraThinkstockphotos.com Ilustrasi bandara
Presiden Joko Widodo mengatakan untuk pengelola bandara di Labuan Bajo akan dilelang. Menurut Presiden, pemerintah ingin pengelola bandara adalah yang memiliki jaringan pariwisata internasional sehingga yang datang ke Labuan Bajo adalah wisatawan yang bisa meningkatkan devis.

“Segmentasi yang mau kita ambil di sini berbeda, dengan Manado beda. Segmentasi di sini adalah segmentasi yang premium,” jelas Presiden.

Baca juga: Kunjungi NTT, Jokowi Tinjau Pengembangan Infrastruktur Wisata di Labuan Bajo


3. Buat trotoar dan memperlebar jalan

Pemandangan Bukit Cinta, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).KOMPAS.com/SHERLY PUSPITA Pemandangan Bukit Cinta, di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/2/2019).
Selain bandara, Presiden Jokowi juga mengatakan sangat penting untuk menata Kawasan Puncak Waringin.

“Akan kita buat trotoar di sini (kawasan Puncak Waringin) tahun ini mulai nanti sampai ke ujung sana, sehingga turis dapat berjalan ke sini sambil menikmati pemandangan yang ada di depan sana,” ujarnya.

Terkait kurangnya suplai air di wilayah tersebiut, akan di kerjakan oleh pemerintah.

Selain itu kawasan milik Pemda akan dirapikan dan dijadikan pusat handicraft di Labuan Bajo.

“Ini total memang penataannya,” kata Presiden.

Baca juga: Petinju dari 31 Negara Ramaikan Turnamen Tinju Internasional Piala Presiden di Labuan Bajo

 

4. Pelabuhan kontainer dipindah

Wisatawan bersantai di atas kapal semi phinisi Wae Rebo di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Wisatawan bersantai di atas kapal semi phinisi Wae Rebo di Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Untuk menata Kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Jokowi meminta agar pelabuhan untuk kontainer dipindahkan ke tempat lain.

Pelabuhan Bajo hanya fokus untuk penumpang phinisi, yacht, dan cruise.

Untuk fasilitas jalan, Presiden mengatakan jika Menteri PUPR sudah melihat jalan mana yang bisa dilebarkan.

Baca juga: PDI-P Usul Pembangunan Kebun Raya di Labuan Bajo


5. Segmentasi premium

Presiden Joko Widodo meninjau Puncak Waringin, Labuan Bajo, Flores, NTT, Rabu (10/7/2019).SETPRES / AGUS SOEPARTO Presiden Joko Widodo meninjau Puncak Waringin, Labuan Bajo, Flores, NTT, Rabu (10/7/2019).
Presiden Jokowi Widodo akan menjadikan Labuan Bajo sebagai segmentasi premium.

Menurut Presiden yang mengelola bandara akan dilelang. Pemerintah ingin yang mengelola bandara di Labuan Bajo memiliki jaringan pariwisata internasional, sehingga yang datang ke memang turis-turis yang diharapkan akan meningkatkan devisa.

“Segmentasi yang mau kita ambil di sini berbeda, dengan Manado beda. Segmentasi di sini adalah segmentasi yang premium,” jelas Presiden.

Selain itu, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan bandara dan memperpanjang runway serta menata kawasan Puncak Waringain, Labuan Bajo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X