Pelaku Mutilasi di Banyumas Gunakan Mobil ke Lokasi Penemuan Potongan Tubuh

Kompas.com - 10/07/2019, 22:22 WIB
Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengecek lokasi penemuan potongan tubuh yang terbakar, Selasa (9/7/2019) KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAINKapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengecek lokasi penemuan potongan tubuh yang terbakar, Selasa (9/7/2019)

 

BANYUMAS, KOMPAS.com - Polisi berhasil mengidentifikasi terduga pelaku mutilasi yang potongan tubuh korbannya ditemukan terbakar di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, berdasarkan keterangan warga.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi, terduga pelaku datang ke lokasi penemuan potongan tubuh dengan menggunakan sebuah mobil.

"Keterangan saksi meyakinkan 1000 persen, terduga pelaku orangnya itu," kata Bambang seusai acara peringatan HUT Bhayangkara di Alun-alun Banyumas, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: 4 Fakta Penemuan Tubuh Terbakar, Ditemukan Masih Berasap hingga Polisi Kejar Pelaku

Bambang mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku datang ke lokasi pada Selasa (8/7/2019) pagi. Potongan tubuh yang terbakar akhirnya ditemukan warga pada sore harinya.

"Ini hasil keterangan saksi di TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang terlihat pada saat kejadian, sekitar pukul 07.00 WIB (terduga pelaku) menggunakan kendaraan tersebut," jelas Bambang.

Baca juga: Potongan Tubuh Manusia yang Terbakar Diduga Korban Mutilasi

Bambang mengatakan belum dapat menyimpulkan kasus tersebut. Pihaknya masih fokus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dan mengidentifikasi identitas korban.

"Kami belum bisa menyimpulkan, karena (identitas) korban sendiri belum didapatkan," ujar Bambang.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X