4 Fakta Penemuan Tubuh Terbakar, Ditemukan Masih Berasap hingga Polisi Kejar Pelaku

Kompas.com - 10/07/2019, 14:57 WIB
Lokasi penemuan potongan tubuh yang terbakar di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (9/7/2019). Fadlan Mukhtar ZainLokasi penemuan potongan tubuh yang terbakar di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (9/7/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Warga Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh dalam kondisi hangus terbakar di selokan, Senin (8/7/2019) petang.

Lokasi penemuan berada di perbatasan Kabupaten Banyumas dan Banjanegara.

Berikut 4 fakta dari penemuan potongan tubuh yang hangus terbakar:

1. Ditemukan masih berasap

IlustrasiThinkstock Ilustrasi
Potongan tubuh dalam kondisi hangus terbakar ditemukan pertama kali oleh seorang anak berusia 12 tahun.

Pariman, warga Dusun Plandi bercerita jika ia mendapatkan laporan dari seorang anak yang mau latihan motor. Anak tersebut bercerita jika mencium bau menyengat dan ada bekas perapian di selokan yang mencurigakan.

"Anak kecil mau latihan motor mencium bau menyengat, ditengok, terus memberitahu ke tempat saya. Katanya ada bekas bakar-bakaran, tapi ada dagingnya masih besar," ujar Parim

Pariman lantas mendatangi lokasi yang ditunjukkan anak tersebut. Saat didatangi, kata Pariman, bekas pembakaran tersebut masih agak berasap.

Baca juga: Potongan Tubuh Manusia dalam Kondisi Terbakar Ditemukan di Banyumas

2. Ditemukan pisau, anting, dan lipstik

Ilustrasi pelaku penusukan.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi pelaku penusukan.
Pariman (43), warga Dusun Plandi yang kali pertama mendatangi lokasi mengatakan di sekitar potongan tubuh ditemukan pisau, anting dan tempat lipstik.

"Ada pisau, terus benda seperti anting atau apa tadi malam, dan tempat lipstik. Di situ juga ditemukan sehelai rambut yang cukup panjang. Ditemukan menyatu dengan abu," kata Pariman, saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (9/7/2019).

Saat menengok di dalam gorong-gorong, Pariman melihat potongan kepala yang jaraknya sekitar 50 sentimeter dari mulut gorong-gorong.

Sedangkan potongan tangan dan kaki berada di mulut gorog-gorong.

"Ada tulang juga, agak di ujung, ada beberapa tapi saya enggak hitung. Yang masih agak utuh kepala, potongan (kaki bagian) lutut, sama telapak tangan," ujar Parimman.

Baca juga: Dekat Potongan Tubuh yang Terbakar Ditemukan Pisau, Tempat Lipstik dan Anting

3. Diduga korban mutilasi

Ilustrasi mutilasi.sklepplastyczny24 Ilustrasi mutilasi.
Polisi menduga potongan tubuh yang terbakar di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, merupakan korban mutilasi.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, di sekitar ditemukan benda yang diduga potongan kepala, tangan, dan kaki korban.

"Sementara dugaan kami seperti itu (korban mutilasi), karena di sini hanya ditemukan potongan yang diduga kepala, tangan dan kaki," kata Bambang saat mengecek lokasi kejadian, Selasa (9/7/2019).

Bambang mengatakan pihaknya sudah membawa potongan tubuh ke rumah sakit untuk diidentifikasi. Selain itu polisi telah meminta keterangan terhadap lima orang saksi.

"Yang pertama kami cari identitas korban, kami cari tahu dulu. Belum tahu laki-laki atau perempuan, menunggu hasil autopsi," jelas Bambang.

Baca juga: Potongan Tubuh Manusia yang Terbakar Diduga Korban Mutilasi

4. Polisi kantongi identitas pelaku mutilasi

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengecek lokasi penemuan potongan tubuh yang terbakar, Selasa (9/7/2019)Fadlan Mukhtar Zain Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengecek lokasi penemuan potongan tubuh yang terbakar, Selasa (9/7/2019)
Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku mutilasi di Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Bambang mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya mengejar terduga pelaku.

"Alhamdulillah sudah mulai ada titik terang, mohon doanya. Kami sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, sudah teridentifikasi," kata Bambang.

Bambang mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Banjarnegara, karena lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 100 meter dengan Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara.

Sumber : KOMPAS.com (Fadlan Muchtar Zain)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Regional
Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Sebelum Kabur ke Bali, Pasien Positif Corona Ini Sempat Salaman dengan Tetangga saat Lebaran

Regional
3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

3 Jemaah Ponpes di Pandeglang Positif Corona, Pernah Kontak dengan WN Bangladesh

Regional
2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

2 Tenaga Medis di Maluku Dinyatakan Sembuh, 30 Masih Dirawat

Regional
DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X