Hujan Es Sebesar Kelereng di Aceh Tengah Sebabkan 695 Rumah Rusak

Kompas.com - 10/07/2019, 14:25 WIB
Seorang warga menunjukkan butiran es ditangannya, butiran tersebut sebesar ukuran kelereng atau ukuran jempol orang dewasa. Butiran es tersebut dikumpulkan setelah peristiwa hujan es terjadi pada Minggu (7/7/2019) siang.  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Hujan Es Sebesar Kelereng di Aceh Tengah, Bagaimana Bisa Terjadi?, https://regional.kompas.com/read/2019/07/07/18591191/hujan-es-sebesar-kelereng-di-aceh-tengah-bagaimana-bisa-terjadi.  Penulis : Kontributor Kompas TV Aceh, Raja Umar Editor : Khairina KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPSeorang warga menunjukkan butiran es ditangannya, butiran tersebut sebesar ukuran kelereng atau ukuran jempol orang dewasa. Butiran es tersebut dikumpulkan setelah peristiwa hujan es terjadi pada Minggu (7/7/2019) siang. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Hujan Es Sebesar Kelereng di Aceh Tengah, Bagaimana Bisa Terjadi?, https://regional.kompas.com/read/2019/07/07/18591191/hujan-es-sebesar-kelereng-di-aceh-tengah-bagaimana-bisa-terjadi. Penulis : Kontributor Kompas TV Aceh, Raja Umar Editor : Khairina

TAKENGON, KOMPAS.com — Hujan es yang terjadi di Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Minggu (7/7/2019), menyebabkan 659 rumah warga rusak.

Dampak hujan es yang melanda kawasan itu selama kurang lebih 10 menit menyebakan atap seng rumah warga berlubang dan tanaman, seperti kopi, cabai, dan bawang merah, rusak karena jatuhnya hujan es yang rata-rata bulat sebesar kelereng.

"Data terakhir yang kami dapatkan, rumah yang rusak di Kampung Bukit Kemuning berjumlah 38 rumah, sementara Paya Tungel 181 rumah, Jeget Ayu 162 rumah, Paya Dedep 129 rumah, Jagong Jeget 185 rumah, total 695 rumah," kata Kepala BPBD Aceh Tengah Thamrin Elashri, Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Fakta Hujan Es di Aceh Tengah, dari Setahun Sekali Terjadi, hingga Rumah Warga dan Kebun Kopi Rusak

Setelah kejadian, personel Tim Reaksi Cepat BPBD termasuk Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan unsur TNI dan Polri langsung turun ke lokasi dan melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan bersama aparat desa.

"Kemarin kami sudah rapat koordinasi dengan Sekda Aceh Tengah. Kami juga lakukan koordinasi dengan BPBA di provinsi dan mereka akan memberikan bantuan dalam waktu singkat. Besok insya Allah kami ke Banda Aceh untuk melakukan koordinasi," ucap Thamrin.

Pihaknya sudah memberlakukan tanggap darurat di daerah terdampak bencana hujan es.

BPBD Aceh Tengah bersama Dinas Sosial Aceh Tengah bersama pihak terkait akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

"Rata-rata bagian dapur warga yang rusak. Kebanyakan rumah yang rusak ini menggunakan atap seng yang sudah tua atau kedaluwarsa," ungkap dia.

Baca juga: Dampak Hujan Es Sebesar Kelereng di Aceh Tengah, Rumah Warga hingga Kebun Kopi Rusak

Seperti diberitakan, hujan disertai angin kencang melanda sejumlah desa di Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Minggu (7/7/2019) siang.

"Hujan es ini terjadi sekitar pukul 14.15 WIB, sekitar 10 menit, ketika saya baru pulang ke rumah karena ada urusan di luar. Hujan es ini datang sekalian dengan angin kencang," kata Suprihono (42), warga Kampung Paya Tungel, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah.

Hujan es berbentuk bulat sebesar ukuran kelereng atau ukuran jari orang dewasa itu biasa terjadi setahun sekali setiap ada perubahan cuaca.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Tunggal di Pilwalkot Semarang Kampanye Lewat Virtual Box

Calon Tunggal di Pilwalkot Semarang Kampanye Lewat Virtual Box

Regional
Bupati Aceh Tengah Dukung Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara

Bupati Aceh Tengah Dukung Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara

Regional
Fakta Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur, Ditemukan Usai Dimasak hingga Ada Indikasi Sabotase

Fakta Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur, Ditemukan Usai Dimasak hingga Ada Indikasi Sabotase

Regional
Menggembalakan Sapi, Nurhati Tewas Terlilit Tali, Ini Kronologinya

Menggembalakan Sapi, Nurhati Tewas Terlilit Tali, Ini Kronologinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sejarawan UGM Tanggapi Film G30S/PKI | Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek

[POPULER NUSANTARA] Sejarawan UGM Tanggapi Film G30S/PKI | Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek

Regional
KA Serayu Pagi Jurusan Pasar Senen-Purwokerto Anjlok di Ciamis, Ganggu Perjalanan KA Lain

KA Serayu Pagi Jurusan Pasar Senen-Purwokerto Anjlok di Ciamis, Ganggu Perjalanan KA Lain

Regional
Pakai GPS, Sulkifli Kayuh Perahu Sejauh 17 Km untuk Daftar Jadi Anggota TNI AL, Ini Kisahnya

Pakai GPS, Sulkifli Kayuh Perahu Sejauh 17 Km untuk Daftar Jadi Anggota TNI AL, Ini Kisahnya

Regional
Aniaya Anak Pakai Tang, Ini Keanehan Sikap Seorang Ayah Saat Berhadapan dengan Polisi

Aniaya Anak Pakai Tang, Ini Keanehan Sikap Seorang Ayah Saat Berhadapan dengan Polisi

Regional
Detik-detik Paidi Pingsan Lihat Sang Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakan

Detik-detik Paidi Pingsan Lihat Sang Istri Tewas Terlilit Tali Sapi yang Digembalakan

Regional
Kontak Erat dengan Pasien Corona, Wakil Bupati Kubu Raya Positif Corona: Saya Tak Ingin Ini Klaster Baru

Kontak Erat dengan Pasien Corona, Wakil Bupati Kubu Raya Positif Corona: Saya Tak Ingin Ini Klaster Baru

Regional
'Kalau Risma Jadi Juru Kampanye Pasangan Nomor 1, Mengundurkan Diri Dulu'

"Kalau Risma Jadi Juru Kampanye Pasangan Nomor 1, Mengundurkan Diri Dulu"

Regional
Kisah Febfi Sebarkan Kebaikan dengan Sediakan Internet Gratis Keliling, Berawal dari Meninggalnya Sang Anak

Kisah Febfi Sebarkan Kebaikan dengan Sediakan Internet Gratis Keliling, Berawal dari Meninggalnya Sang Anak

Regional
Ini Jawaban Kapolres Blitar Dituding Maki Kasat Sabhara dan Biarkan Penambangan Liar

Ini Jawaban Kapolres Blitar Dituding Maki Kasat Sabhara dan Biarkan Penambangan Liar

Regional
Cerita Bambang Surono, Dapat Tawaran Nyanyi karena Mirip Didi Kempot

Cerita Bambang Surono, Dapat Tawaran Nyanyi karena Mirip Didi Kempot

Regional
Setelah Mengundurkan Diri karena Dimaki, Kasat Sabhara Laporkan Kapolres Blitar ke Polda Jatim

Setelah Mengundurkan Diri karena Dimaki, Kasat Sabhara Laporkan Kapolres Blitar ke Polda Jatim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X