Ombudsman Temukan 228 Bangku Kosong Usai PPDB SMP di Padang

Kompas.com - 10/07/2019, 13:43 WIB
Plt Kepala Ombudsman Sumbar Adel Wahidi KOMPAS.com/PERDANA PUTRAPlt Kepala Ombudsman Sumbar Adel Wahidi

PADANG, KOMPAS.com - Ombudsman Sumatera Barat menemukan 228 bangku kosong setelah pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) SMP Kota Padang 2019. 

Penemuan itu terkait adanya 32 laporan orangtua peserta PPDB yang menemukan banyaknya bangku kosong di sekolah yang tidak terisi. Sementara pendaftaran sudah ditutup. 

"Setelah kita kumpulkan data ada 228 bangku kosong yang tersebar di sejumlah SMP di Kota Padang. Bahkan ada yang sampai dua lokal dalam satu sekolah," kata Plt Kepala Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi yang dihubungi Kompas.com, Rabu (10/7/2019). 

Adel mencontohkan di SMP 36 ada 86 bangku kosong, kemudian di SMP 32 ada 46 bangku, SMP 10 ada 21 bangku, SMP 40 ada 17 bangku dan lainnya. 


Baca juga: Disdik Padang Enggan Patuhi Imbauan Ombudsman Soal Bangku Kosong SMP

Menurut Adel, pihaknya sudah mengimbau agar Dinas Pendidikan Kota Padang untuk membuka pendaftaran kembali karena masih banyaknya bangku kosong.

"Sayangnya, imbauan kita enggan mereka turuti. Dinas Pendidikan memilih menyerahkan bangku kosong tersebut kepada sekolah masing-masing," tegasnya. 

Menurut Adel, dengan banyaknya bangku kosong memperlihatkan Dinas Pendidikan Kota Padang tidak memiliki konsep yang bagus dalam PPDB SMP. 

Bangku kosong tersebut, menurutnya rawan disalahgunakan karena hanya dikelola oleh sekolah. 

Baca juga: Ombudsman Minta Pendaftaran PPDB di Padang Kembali Dibuka

Baca tentang


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Pria Pelaku Penusuk 12 Mata Kucing di Pontianak Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Tol Padaleunyi Arah Jakarta Kembali Dibuka

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Tol Padaleunyi Arah Jakarta Kembali Dibuka

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Tol Cileunyi

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Tol Cileunyi

Regional
Kebakaran Dekat Tol Purbaleunyi,  Diduga Pipa Pertamina Terkena Proyek Kereta Cepat

Kebakaran Dekat Tol Purbaleunyi, Diduga Pipa Pertamina Terkena Proyek Kereta Cepat

Regional
Cegah Konflik di Timika, Ratusan Anak Panah Diamankan Polisi

Cegah Konflik di Timika, Ratusan Anak Panah Diamankan Polisi

Regional
Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unitas Palembang yang Tewas Saat Diksar Menwa

Polisi Bongkar Makam Mahasiswa Unitas Palembang yang Tewas Saat Diksar Menwa

Regional
25 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Pipa Pertamina yang Terbakar di Cimahi

25 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Pipa Pertamina yang Terbakar di Cimahi

Regional
Kronologi Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Kronologi Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Regional
Satu Korban Tewas Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Merupakan WNA

Satu Korban Tewas Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Merupakan WNA

Regional
Ayah Tiri Penganiaya Balita hingga Tewas Ditangkap saat Memakamkan Korban

Ayah Tiri Penganiaya Balita hingga Tewas Ditangkap saat Memakamkan Korban

Regional
Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat

Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi Diduga karena Pengeboran Proyek Kereta Cepat

Regional
Terungkap, Kucing yang Ditusuk Matanya di Pontianak Capai 12 Ekor

Terungkap, Kucing yang Ditusuk Matanya di Pontianak Capai 12 Ekor

Regional
Bocah 3,5 Tahun Dipukuli Ayah Tiri hingga Tewas di Ciamis

Bocah 3,5 Tahun Dipukuli Ayah Tiri hingga Tewas di Ciamis

Regional
Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Exit Tol Cileunyi Ditutup

Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Exit Tol Cileunyi Ditutup

Regional
Alasan Pegawai Mimika Segel Kantor Sendiri, Pimpinan Jarang Ngantor hingga SK Pegawai Honorer Terbengkalai

Alasan Pegawai Mimika Segel Kantor Sendiri, Pimpinan Jarang Ngantor hingga SK Pegawai Honorer Terbengkalai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X