Cerita di Balik Viral Foto Mobil Terkepung Tenda Warung Pecel Lele di Bogor

Kompas.com - 10/07/2019, 10:55 WIB
Pemilik warung pecel lele, Edi menunjukkan lokasi mobil yang terparkir di dalam tenda warung miliknya, Selasa (9/7/2019) Afdhalul IkhsanPemilik warung pecel lele, Edi menunjukkan lokasi mobil yang terparkir di dalam tenda warung miliknya, Selasa (9/7/2019)

KOMPAS.com - Warganet dibuat heboh dengan beredarnya foto sebuah mobil yang berada di tengah warung tenda pecel lele di pinggir Jalan Raya Tajur, Wangun Ciawi, di perbatasan Kota Bogor, Sabtu (6/7/2019). 

Foto yang diunggah oleh sebuah akun Facebook atas nama Gantoel Built Up pun segera menuai komentar dan mempertanyakan kejadian tersebut.

Saat ditemui Kompas.com, pemilik warung tenda, Edi Saputro, menjelaskan, pengendara mobil warna merah itu mengaku sedang dikejar leasing.

Saking paniknya, pemilik mobil tersebut langsung meninggalkan mobilnya tepat di lokasi warung tenda milik Edi. 

Baca juga: Detik-detik Mobil Digebrak "Debt Collector" hingga Penumpang Menjerit Ketakutan, Ini Penjelasan Polisi

"Pemiliknya cerita kalau mobil itu punya adiknya sedang ditarik sama leasing jadi buru-buru saja dia simpan di sini. Begitu disimpan langsung berangkat lagi," ujarnya, Selasa (9/7/2019). 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, saat hendak membuka warung, Edi mengaku kaget ketika melihat ada mobil sudah "nangkring" di lokasi warungnya.

"Iya itu malam Minggu kejadiannya pas lagi ramainya pembeli, saya juga kaget kok ada mobil, kemudian kita tungguin tapi pemiliknya enggak datang akhirnya kita langsung buka warungnya," katanya, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Viral, Aksi "Debt Collector" Berupaya Ambil Paksa Sebuah Mobil di Medan, Satu Pelaku Ditangkap

Tak lama kemudian, pemilik mobil datang dan bermaksud mengambil mobilnya. Saat itu pemilik mobil sempat panik karena mengira mobilnya telah hilang.

Edi pun meminta si pemilik mobil untuk menunggu warungnya sepi, jika ingin mengeluarkan mobilnya.

"Saya suruh nungguin dulu karena banyak orang yang makan, mau enggak mau jam 2 dini hari tetapi akhirnya jam 10 sudah sepi orang makan, ya sudah saya beres-beresin meja dan kita keluarkan mobil itu. Untungnya kecil kalau besar otomatis enggak bisa keluar," jelasnya.

Sementara itu, akibat ada mobil di dalam warungnya, Edi kehilangan sejumlah pembeli yang batal masuk karena tak ada lagi tempat duduk di dalam warungnya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X