Kepala BNPB Akui Kesulitan Cari Sosok Pengganti Sutopo

Kompas.com - 09/07/2019, 19:54 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Mardano saat menghadiri apel siaga kebakaran hutan dan lahan di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (9/7/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Kepala BNPB Letjen TNI Doni Mardano saat menghadiri apel siaga kebakaran hutan dan lahan di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (9/7/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Mardano mengaku kesulitan untuk mencari sosok pengganti almarhum Sutopo Purwo Nugroho.

Almarhum Sutopo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Sebelum meninggal akibat kanker paru-paru, ia selalu mengabdikan diri memberikan informasi terkait perkembangan situasi bencana yang melanda di Tanah Air.

Baca juga: Kesaksian Penggali Makam Sutopo, Tak Seperti Biasa Cuma Butuh 2 Jam

"Untuk menggantikan sekaliber Sutopo membutuhkan waktu. Tapi, bukan berarti tidak ada, secara alami akan lahir sendiri Sutopo-Sutopo muda," kata Doni, saat berkunjung ke Palembang, Sumarera Selatan, Selasa (9/7/2019).

Doni mengatakan, pihaknya juga berupaya melakukan seleksi mencari pengganti Sutopo yang mampu bekerja serta melayani masyarakat setiap saat tanpa mengeluh.

Saat ini, pihaknya belum mendapatkan sosok pengganti Sutopo untuk menduduki jabatan tersebut.

"Semua orang yang mumpuni kami kumpulkan, pokoknya kami sedang berupaya mencari pengganti beliau," ujar dia.

Selama mengabdikan diri, Doni pun tak menampik jika Sutopo selalu bekerja secara profesional.

Baca juga: Sutopo dalam Kenangan Anaknya, Jujur dan Berdedikasi

 

Meskipun mengalami sakit kanker stadium empat, almarhum masih mendedikasikan diri memberikan informasi bencana di seluruh daerah.

"Kami juga merasa kehilangan dengan sosok Sutopo yang sangat dicintai masyarakat," ucap dia.

Sutopo sebelumnya tutup usia pada usia 49 tahun, setelah menjalani perawatan di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019). Ia telah divonis mengidap penyakit kanker paru-paru pada Desember 2017 lalu.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X