Lumba-lumba Ukuran 2 Meter dengan Luka Tombak Ditemukan Mati di Bengkulu

Kompas.com - 09/07/2019, 18:55 WIB
seekor lumba-lumba ditemukan mati di Kota Bengkulu (foto: Suarli Kanopi) FIRMANSYAHseekor lumba-lumba ditemukan mati di Kota Bengkulu (foto: Suarli Kanopi)

BENGKULU, KOMPAS.com - Lumba-lumba berukuran dua meter mati tak jauh dari lokasi pembangunan PLTU Teluk Sepang, Kota Bengkulu, Selasa (9/7/20190.

Pada bangkai lumba-lumba yang sudah membusuk itu terdapat luka tombak di bagian perut dan ekor terpotong.

Baca juga: Seekor Lumba-lumba Ditemukan Mati di Teluk Maumere Flores

Aktivis Yayasan Kanopi Didit Mulyono menyebutkan, bangkai lumba-lumba ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi pembangunan PLTU.

"Kondisinya mengenaskan luka tombak di bagian perut serta ekor yang telah dipotong," kata Didit, Selasa.

Sejumlah warga meyakini ikan tersebut bukan mati terdampar namun dibunuh oleh manusia.

Hingga Selasa pukul 17.00 WIB, bangkai lumba-lumba tersebut belum dikubur oleh warga.

Baca juga: Seekor Lumba-lumba Ditemukan Mati di Pantai Kuta

 

Warga masih melakukan upaya rekonstruksi terhadap dugaan pembunuhan yang dialami oleh lumba-lumba.

Didit mengungkapkan, selain ditemukan dengan kondisi luka, di sekitar bangkai lumba-lumba banyak ditemukan tumpukan terumbu karang berserakan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Regional
Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Regional
Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Regional
Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Regional
Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Regional
Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Regional
Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Regional
Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Regional
SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

Regional
Harapan Petani dan Pengusaha Moke di NTT agar Tuak Dilegalkan

Harapan Petani dan Pengusaha Moke di NTT agar Tuak Dilegalkan

Regional
Jatuh di Dalam Gua Monyet Seorang Pelajar di Kupang Tewas

Jatuh di Dalam Gua Monyet Seorang Pelajar di Kupang Tewas

Regional
Polda Jabar Ungkap Faktur Pajak Fiktif dengan Kerugian Negara Rp 98 Miliar

Polda Jabar Ungkap Faktur Pajak Fiktif dengan Kerugian Negara Rp 98 Miliar

Regional
Program PAIR Untungkan Sulsel dalam Proses Pengambilan Kebijakan

Program PAIR Untungkan Sulsel dalam Proses Pengambilan Kebijakan

Regional
Tabebuya Kembali Berbunga, Meski Cuaca Panas, Surabaya Tampak Indah

Tabebuya Kembali Berbunga, Meski Cuaca Panas, Surabaya Tampak Indah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X