Tim SAR Cari Heli MI-17 hingga ke Gunung Botak

Kompas.com - 09/07/2019, 18:09 WIB
Tim SAR Darat bersama warga setempat tengah bersiap melakukan penyisiran di Gunung Aproup, Distrik Oksop, untuk mencari Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sejak 28 Juni 2019 Dok Pendam XVII/CenderawasihTim SAR Darat bersama warga setempat tengah bersiap melakukan penyisiran di Gunung Aproup, Distrik Oksop, untuk mencari Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, sejak 28 Juni 2019

JAYAPURA, KOMPAS.com - Tim SAR akan melakukan pencarian Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, hingga ke Gunung Botak, Distrik Okaom.

Tim SAR sebelumnya telah menyisir Gunung Aproup, Distrik Oksop, untuk mencari helikopter tersebut. Namun, tidak membuahkan hasil.

"Kemarin tim sudah turun dari Gunung Aproup, tapi belum ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan MI-17. Kini tim sudah mulai menyisir Gunung Botak," ujar Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Chandra Dianto, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Pesawat CN235 Gagal Bantu Pencarian Heli TNI AD

Nama Gunung Botak sebenarnya belum ada di peta. Namun, nama tersebut biasa digunakan oleh warga setempat.

Menurut dia, ketinggian gunung tersebut sekitar 3.000 MDPL. Tim SAR darat yang juga didampingi warga setempat diperkirakan akan melakukan penyisiran selama dua hari.

"Lokasinya tidak jauh dari Gunung Aproup. Meski ini gunung ketiga yang disisir tapi pasukan belum menyerah, mereka masih semangat," tuturnya.

Kini pencarian Helikopter MI-17 sudah memasuki hari ke-12. Hari ini, pencarian melalui jalur udara juga belum membuahkan hasil.

"Pencarian melalui udara hari ini dilakukan dengan mengerahkan 1 unit heli 412 dan 1 unit pesawat CN 235 MPA. Rute pencarian dari udara difokuskan pada sektor wilayah Oksibil, Okbibab dan Kiwirok," kata Wakapendam XVII/Cenderawasih, letkol Inf Dax Sianturi.

Baca juga: Fakta di Balik Pencarian Heli MI-17 di Papua, Heli Buatan Rusia hingga Pesawat CN235 MPA Diterjunkan

Sedangkan 1 unit heli Bell 412 saat ini dalam posisi "standby" di Lanud Silas Papare untuk melakukan perawatan.

Dax memastikan, proses pencarian akan kembali dilakukan esok hari.

Diberitakan sebelumnya, Helikopter MI-17 milik TNI AD hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/6/2019).

Pesawat tersebut dilaporkan membawa 12 orang, terdiri dari tujuh crew dan lima orang personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian Pos.

Helikopter tersebut tengah melakukan misi pendorongan logistik (Dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab. Bertolak dari distrik Okbibab, penerbangan dilanjutkan ke Bandara Oksibil untuk pengisian bahan bakar. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS Darurat

BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS Darurat

Regional
Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Geledah Kontrakan Penusuk Wiranto, Densus 88 Temukan Airsoft Gun dan Buku Agama

Regional
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan dengan Tinggi Kolom 3 Km

Regional
Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Polisi Bongkar Jaringan Aborsi di Malang, Penjual Pil Untung Rp 50.000 Per Butir

Regional
Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Ganjar: 4 Rekomendasi Kongres Sampah Akan Masuk APBD 2020

Regional
Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Polda Jabar Ambil Alih Kasus Jatuhnya Batu-batu Besar di Purwakarta

Regional
Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Hanum Rais Absen di Rapat Paripurna DPRD DIY

Regional
Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Menabrak Truk di Tol Ngawi, Pengemudi Mobil Pribadi Tewas Seketika

Regional
Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Gunakan Ponsel, Pria Ini Merekam Video di Toilet Wanita Pelabuhan Sekupang

Regional
Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Regional
Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu 'Statement' Pribadi

Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi karena Cuitan, PAN DIY Anggap Itu "Statement" Pribadi

Regional
Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Ditangkap, Pelaku yang Perkosa Anak Tiri hingga Korban Diusir karena Dianggap Pelakor

Regional
Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Perppu KPK Tak Kunjung Terbit, Basaria: Kita Tunggu Sampai 17 Oktober

Regional
Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Bupati Banyuwangi Ingin Jadi Konsultan Kepala Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X