Mahasiswi Unpad yang Hilang 25 Hari Secara Misterius Akan Mendapat Pendampingan

Kompas.com - 09/07/2019, 16:07 WIB
Kampus Universitas Padjadajaran (Unpad) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang. KOMPAS.com/RENI SUSANTIKampus Universitas Padjadajaran (Unpad) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

SUMEDANG, KOMPAS.com – Rika Satriawati, mahasiswi Biologi Universitas Padjadjaran (Unpad), ditemukan di daerah Tarogong Garut setelah dilaporkan menghilang sejak Rabu (12/6/2019).

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Syauqi Lukman mengatakan, kondisi Rika saat ditemukan sehat.

Rika tidak mengalami luka ataupun sakit. Kondisi ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan tim dokter dari Fakultas Kedokteran Unpad.

“Selanjutnya, Rika akan mendapatkan pendampingan (psikologis) dari Fakultas Psikologi Unpad,” ujar Syauqi saat dihubungi Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Mahasiswi Unpad Ditemukan Selamat, Penyebab Hilang 25 Hari Masih Misteri

Mengenai proses pencarian Rika, Syauqi mengatakan, bisa langsung menanyakannya ke pihak kepolisian. Namun yang pasti, kondisi Rika saat ini baik.

Secara resmi, Rika pun sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ditandai dengan penyerahan Berita Acara Serah Terima Orang oleh Kepolisian Sektor Jatinangor kepada orangtua Rika, Marwan.

“Serah terima disaksikan Kaprodi Biologi FMIPA Unpad, Asri Peni Wulandari, didampingi Nila Sardi, rekan yang melaporkan kehilangan Rika pada Juni lalu,” tuturnya.

Baca juga: Mahasiswi Unpad Sebulan Menghilang Ditemukan Selamat, Ini Penjelasan Polisi

Bukan korban penculikan

Berita sebelumnya, Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, analisa sementara kepolisian, hilangnya Rika bukan karena diculik.

“Kalau diculik masih jauh dari dugaan itu. Analisanya karena tidak ada yang minta tebusan atau pihak lain yang menghubungi keluarganya untuk minta uang, dan hal lainnya," tuturnya.

Dalam laporan polisi, Rika meninggalkan rumah pada Kamis (6/6/2019) pukul 07.00 WIB.

Rika berangkat dari indekosnya di Cikeruh, Jatinangor, Sumedang bersama teman perempuannya dengan tujuan mengunjungi rumah temannya di Pameungpeuk, Garut.

Kemudian, pada Senin (10/6/2019), Nila Sardi, yang melaporkan hilangnya Rika ke Polsek Jatinangor, masih melihat status WhatsApp Rika, yang mengabarkan keberadaannya di wilayah Cileunyi.

Baca juga: 11 Hari Hilang Kontak, Keberadaan Mahasiswi Unpad Menjadi Misteri



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X