Motor Mogok Usai Menjambret, 2 Pelaku Ini Nyaris Tewas Diamuk Massa

Kompas.com - 08/07/2019, 20:39 WIB
Junaidi (24) dan Herman dua pelaku jambret yang diamankan Polresta Palembang, Senin (8/7/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAJunaidi (24) dan Herman dua pelaku jambret yang diamankan Polresta Palembang, Senin (8/7/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Junaidi (24) dan Herman (25), dua pelaku jambret yang beraksi di kawasan Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, nyaris tewas diamuk massa setelah aksi mereka gagal.

Keduanya diketahui telah merampas ponsel milik korban AR (16) ketika melintas di lokasi kejadian.

Namun, saat akan berupaya kabur, motor yang dikemudikan kedua pelaku tersebut ternyata mogok. Korban lalu berteriak minta tolong sehingga mengundang warga sekitar keluar.


Baca juga: Demi Beli Sabu, Dua ABG di Palembang Nekat Menjambret

Para warga yang geram dengan ulah keduanya lalu menghajar Junaidi dan Herman. Mereka dapat selamat, setelah diamankan polisi yang berada di lokasi.

Menurut Junaidi, ia mulanya bermaksud hendak memperbaiki motor di bengkel tak jauh dari lokasi. Namun, dia melihat korban sedang meletakkan ponsel di dasbor motor.

"Waktu lihat korban, kami jadi tertarik mau ambil HP-nya. Rencanya mau buat ongkos benarin motor, karena memang lagi mau servis bulanan," kata Junaidi.

Junaidi mengaku, baru kali pertama melakukan aksi tersebut bersama Herman. Ia tak menyangka jika motor yang dibawanya itu mendadak mogok.

"Pas mau kabur, motor berhenti. Kami langsung ditangkap. Kami hanya khilaf lihat motor korban," ujar dia.

Baca juga: Dua Pemuda di Riau Menjambret untuk Cari Modal Beli Sabu

Kanit tim Hunter Satreskrim Polresta Palembang Aiptu Agus mengatakan, barang bukti sepeda motor milik pelaku telah diamankan. Keduanya saat ini masih diperiksa penyidik untuk mengembangkan kasus tersebut.

"Masih kami selidiki apakah ini aksi mereka yang pertama atau bukan. Sekarang kedua pelaku masih diperiksa," kata Agus.

Atas perbuatannya, Junaidi dan Herman diancam dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X