Protes Rektor Dipecat, Mahasiswa Segel Kantor Yayasan Unsuri

Kompas.com - 08/07/2019, 20:11 WIB
Pintu kantor yayasan kampus Unsuri disegel pendemo, Senin (8/7/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPintu kantor yayasan kampus Unsuri disegel pendemo, Senin (8/7/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Kampus Universitas Sunan Giri Surabaya ( Unsuri), di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Waru, Sidoarjo didemo puluhan mahasiswa dan alumninya, Senin (8/7/2019).

Unjuk rasa mahasiswa dan alumni tersebut sebagai protes atas pemecatan beberapa anggota civitas akademika Unsuri Surabaya beberapa waktu lalu seperti Rektor Gunawan Aji, Dekan Turmuji, staf dan pegawai lainnya. 

 

Demonstran berupaya menemui pihak yayasan. Namun, karena tidak ditemui, demonstran menyegel kantor yayasan dengan rantai besi.

"Pihak yayasan sewenang-wenang dalam melakukan pemecatan. Bagaimana kampus bisa maju jika pihak yayasan otoriter," kata Imam Bisri, alumni Unsuri Surabaya angkatan 1997.

Baca juga: Ada Penambahan Pagu Siswa SMP Negeri, Guru Sekolah Swasta Demo Disdik Surabaya

Subekhan, alumni Unsuri Surabaya angkatan 2003 mengatakan, unjuk rasa tersebut sebagai bukti loyalitas alumni kepada almamaternya.

"Kami ingin kampus kami ini lebih baik dari sisi pendidikan maupun manajemen pengelolaannya," terang Subekhan.

Baca juga: Bupati Trenggalek: Daripada Ikut Demo di Sidang MK, Lebih Baik Olahraga

Secara terpisah, Ketua Yayasan Unsuri Surabaya, Musyafak Rouf mengatakan, aksi tersebut tidak jelas. Begitu juga dengan aksi penyegelan yang dinilai sewenang-wenang.

"Memangnya mereka (pendemo) Satpol PP, kok berani menyegel kantor yayasan. Tidak jelas itu demonya," kata Musyafak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X