Digugat Rekan Satu Partai ke MK, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Caleg Gerindra

Kompas.com - 08/07/2019, 16:50 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comGedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Calon anggota DPR RI dari Partai Gerindra daerah pemilihan Jawa Timur 1 Surabaya-Sidoarjo, Rahmat Muhajirin, digugat ke Mahkamah Konstitusi ( MK) oleh rekan separtainya dari dapil yang sama, Bambang Haryo Soekarto.

Gugatan tersebut terkait sengketa dengan hasil perolehan suara di antara keduanya.

Dalam dalil permohonannya, pemohon menduga caleg nomor urut 4 di Dapil Jawa Timur 1 atas nama Rahmat Muhajirin melakukan politik uang. Hal itu dinilai merugikan caleg Gerindra lainnya, yakni Bambang Haryo Soekarto.

Dalam Pileg 2019 lalu, Rahmat mendapat 86.274 suara. Sementara, Bambang Haryo memperoleh 52.451 suara.

Kuasa hukum Rahmat Muhajirin, Mohammad Muzayin mengatakan, gugatan yang dilayangkan  ke MK tersebut sangat tidak mendasar.

"Perolehan suara yang didapatkan Rahmat Muhajirin sebanyak 86.274 suara merupakan hasil kerja kerasnya. Karena itu, Rahmat Muhajirin mampu mengalahkan caleg incumbent Bambang Haryo yang hanya memeroleh sekitar 52.000 suara," kata Muzayin saat dihubungi, Senin (8/7/2019).

Baca juga: MK Optimistis Selesaikan 260 Gugatan Hasil Pileg Tepat Waktu

Baca juga: Caleg Gerindra Dapil I Jatim Gugat Rekan Satu Partai ke MK

Menurut dia, dalam meraih suara, Rahmat Muhajirin memanfaatkan jaringan serta menggunakan strategi yang tepat dalam Pileg 2019.

Menurut Muzayin, dalam permohonan ke MK, pemohon mencurigai Rahmat Muhajirin yang bisa mendapatkan banyak suara. Padahal, Rahmat bukan artis dan bukan tokoh masyarakat yang sering tampil di media massa.

"Selama ini, meski bukan artis, tapi Rahmat Muhajirin adalah pegiat sosial di Sidoarjo. Selain itu, Rahmat Muhajrin juga salah satu pengurus sayap Partai Gerindra yakni Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) Korda Sidoarjo," ujar Muzayin.

Sebelum penetapan daftar caleg DPR RI dapil 1 Jatim, menurut Muzayin, Rahmat Muhajirin juga sudah bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di ruang VVIP Bandara Internasional Juanda.

Di saat bersamaan, Rahmat Muhajirin juga sudah bertemu dan berkomunikasi dengan Bambang Haryo terkait pencalegannya. Menurut Muzayin, baik Rahmat Muhajirin dan Bambang Haryo juga telah menyepakati untuk fokus mencari suara di lumbungnya masing-masing.

Rahmat Muhajirin fokus menggarap suara di Sidoarjo. Sedangkan, Bambang Haryo di Surabaya. Menurut Muzayin, kesepatan itu juga telah disetujui oleh Bambang Haryo sendiri, di mana Gerindra diharapkan mampu meraih 2 kursi untuk DPR RI di dapil Jatim 1.

"Karena itu, dalam hasil coblosan di Surabaya, suara Rahmat Muhajirin hanya 11.209. Sisanya, sebanyak 75.245 suara diperoleh Rahmat di Sidoarjo," kata dia.

Baca juga: Ungkap Pertemuannya dengan Prabowo, Jusuf Kalla Ajukan Pertanyaan Ini

Meski demikian, Muzayin mengatakan, apapun putusan MK nantinya akan tetap dihormati dan Rahmat Muhajirin tetap loyal kepada Partai Gerindra.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Wagub NTB: Jangan Pakai Masker di Dagu dan Bawah Hidung

Regional
3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

3 Bulan Dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Gubernur Lukas Enembe Kembali ke Jayapura

Regional
Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Lima Orang Tewas akibat Banjir Bandang Masamba

Regional
Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Angka Kesembuhan Covid-19 di Jatim Tertinggi 5 Hari Berturut-turut, Ini Tanggapan Khofifah

Regional
Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Setelah Diterjang Banjir Bandang, Akses Komunikasi Luwu Utara Terputus

Regional
Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Cegah Klaster Baru, Kawasan Industri di Jateng Diminta Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Regional
Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Kronologi Terbongkarnya Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Nekat Terapkan Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Jambi: Ini Keputusan Kami, Satgas Lebih Paham

Regional
19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

19 Tenaga Medis RSUD IA Moeis Samarinda Positif Corona

Regional
Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Anggota DPRD Makassar Ancam Kerahkan Massa Sebelum Ambil Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Cerita Yusuf Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh, Bayar Utang Perjalanan Sampai Mati

Regional
Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Seorang Ayah Ditangkap karena Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Disdik: Tasikmalaya Masih Zona Biru Jadi Belum Ada Belajar Tatap Muka, Masuk untuk Daftar Ulang Saja....

Regional
21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

21 Staf Puskesmas Banyu Urip Surabaya Terjangkit Corona, 2 di Antaranya Bidan Hamil

Regional
Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Para Guru Belum Tes Swab, 2 Sekolah di Sawahlunto Belum Boleh Dibuka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X