Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sebabkan Kebakaran Lahan di Aceh

Kompas.com - 08/07/2019, 16:12 WIB
BMKGBMKG BMKG

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda, mengeluarkan peringatan potensi terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda, Zakaria mengatakan, memasuki bulan Agustus, wilayah Aceh mulai memasuki puncak musim kemarau dan suhu udara terus meningkat.

"Suhu udara maksimum saat ini mencapai 35,8 derajat celsius dan pada bulan Agustus mendatang suhu udaranya bisa mencapai 36,8 derajat celsius, dan sudah termasuk kategori cuaca ekstrem," ujar Zakaria, saat dihubungi, Senin (8/7/2019).

Baca juga: Ada 47 Gempa Susulan Pasca-gempa Magnitudo 7 Guncang Ternate, Ini Imbauan BMKG


Peningkatan suhu udara berdampak pada potensi kekeringan dan lahan gambut bisa lebih mudah terbakar. Sehingga masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Sejumlah daerah yabg berpotensi terjadi kekeringan yaitu, Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Tamiang, serta beberapa daerah lainnya yang termasuk dalam zona musim.

"Dengan perkiraan itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar jangan membakar lahan," ujarnya.

Baca juga: 5 Fakta Pasca-gempa di Ternate, BMKG Cabut Peringatan Tsunami hingga Warga Pesisir Mengungsi

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X