Angin Kencang, Atlet Paralayang Ini Gagal "Take Off" dan Alami Patah Tulang

Kompas.com - 08/07/2019, 13:09 WIB
Atlet Paralayang Tuban, Oktavia Barokah Firda saat dirawat di rumah sakit akibat terjatuh saat take off, Minggu (7/7/2019) 
TribunnewsAtlet Paralayang Tuban, Oktavia Barokah Firda saat dirawat di rumah sakit akibat terjatuh saat take off, Minggu (7/7/2019)
Editor Rachmawati

TUBAN, KOMPAS.com - Atlet paralayang asal Kabupaten Tuban, Oktavia Barokah Firda mengalami patah tulang di bagian pergelangan lengan tangan kiri saat lomba di Bukit Glodakan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Minggu (7/7/2019).

Ia terjatuh saat take off sehingga tidak bisa melanjutkan perlombaan di ajang Porprov Jatim 2019.

Selain patah tulang, kuku jempol tangan kiri atlet berkerudung itu nyaris lepas.

Karena terluka, atlet putri paralayang kategori ketepatan mendarat (KTM) kelas beregu itu dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Papua Kirim 15 Atlet Muaythai Ikut Kejurnas di Bogor

Official cabor paralayang Tuban, Dodi Eko H mengatakan, Okta mengalami luka pada pergelangan lengan kiri.

Menurutnya, saat kejadian Okta mengalami kesulitan mengembangkan sayap parasut hingga terjatuh karena angin yang kencang.

"Gagal take off, masih dirawat dengan luka di bagian pergelangan lengan kiri," kata Dodi Eko H ditemui di RSUD dr Koesma Tuban.

Sebelumnya Okta juga gagal di take off pertama

Kemudian atlet berusaha mencoba kembali di take off kedua, tapi dia justru terjatuh.

Menurut Dodi penyebabnya karena alam. Angin yang cukup kencang menyebabkan payung parasutnya tak mengembang atau menyusut.

"Karena parasut tidak bisa mengembang saat take off, akhirnya terjadilah kecelakaan yang membuat atlet terluka,” jelasnya.

Baca juga: 7 Fakta Pemutusan Aliran Listrik untuk Lampu Jalan LRT dan 22 Venue Jakabaring hingga Atlet Gatal-gatal

Sebelumnya, pelatih paralayang Kabupaten Tuban, Budi Utomo, warga Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, juga mengalami kecelakaan saat tes flight, Kamis (4/7/2019), sore.

Budi terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter dan dia mengalami luka serius hingga harus dirujuk di RSUD untuk mendapatkan penanganan medis.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Atlet Paralayang Tuban Gagal Lanjutkan Perlombaan Karena Jatuh Jelang

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh Suaminya dengan Pisau Dapur di Kalteng, Terjadi Saat Pamit Kerja

Pengakuan Istri yang Bunuh Suaminya dengan Pisau Dapur di Kalteng, Terjadi Saat Pamit Kerja

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Regional
Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Regional
Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Regional
Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X