Fakta di Balik Mendiang Sutopo, Dimakamkan di Boyolali hingga Sosok "Sumber yang terpercaya"

Kompas.com - 08/07/2019, 08:37 WIB
Seorang WNI menunjukan foto Kepala Pusat Dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho ketika dirawat di Modern Hospital Guangzhou Guangzhou, Guangdong, China, Minggu (7/7/2019).  Sutopo meninggal di rumah sakit tersebut karena sakit kangker paru-paru stadium empat sekitar pukul 02:00 dini hari waktu setempat dan rencananya pada pukul 15:45 waktu setempat jenazahnya akan diberangkatan ke Indonesia dengan pesawat Garuda Indoensia. ANTARA FOTO/ZABUR KARURUSeorang WNI menunjukan foto Kepala Pusat Dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho ketika dirawat di Modern Hospital Guangzhou Guangzhou, Guangdong, China, Minggu (7/7/2019). Sutopo meninggal di rumah sakit tersebut karena sakit kangker paru-paru stadium empat sekitar pukul 02:00 dini hari waktu setempat dan rencananya pada pukul 15:45 waktu setempat jenazahnya akan diberangkatan ke Indonesia dengan pesawat Garuda Indoensia.

KOMPAS.com - Kabar meninggalnya Sutopo Purwo Nugroho tidak hanya mengejutkan pihak keluarga, namun juga warga di sekitar kediaman orangtua almarhum.

Bagi warga Siswodipuran, Boyolali, Sutopo adalah sosok pekerja keras dan gigih. Warga pun mengakui bahwa Sutopo tak pernah lelah melawan sakit kanker paru-paru yang menderanya. 

Kegigihannya bekerja untuk penanganan bencan alam yang terjadi di Indonesia sempat menarik perhatian media asing.

The New York Times sempat membuat ulasan harian tentang Sutopo. Media di Amerika Serikat (AS) itu, menyebut Sutopo sebagai sumber terpercaya informasi mengenai bencana di Indonesia.

Sementaar itu, menurut Ketua RW 009 Siswodipuran, Hadi Tri Winarno, dirinya terkahir bertemu dengan Sutopo yaitu pada lebaran tahun 2017 dan 2018.

Saat itu, Sutopo juga sempat menghadiri kegiatan reuni akbar bersama dengan teman SMP dan SMA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Alasan Sutopo dimakamkan di Boyolali

Suasana di rumah duka almarhum Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Surodadi RT 007/RW 009, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/7/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Suasana di rumah duka almarhum Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Surodadi RT 007/RW 009, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/7/2019).

Adik ipar Sutopo, Ahmad Jatmiko (50), menuturkan keputusan untuk memakamkan Sutopo di Boyolali merupakan permintaan orangtua.

"Orangtua minta supaya jenazah (Sutopo) dimakamkan di sini. Soalnya nanti kalau dimakamkan di Jakarta jauh," kata adik ipar Sutopo, Ahmad Jatmiko (50) ditemui di rumah duka Dusun Surodadi RT 007/RW 009, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2019).

Menurut Jatmiko, perwakilan keluarga saat ini sudah berada di Jakarta mengurusi berkas administrasi kepulangan jenazah Sutopo.

Rencananya jenazah Sutopo diterbangkan dari Guangzhiu, China menuju sore waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 20.00 WIB. Jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di Jakarta.

Baca juga: Keluarga Ungkap Alasan Almarhum Sutopo Dimakamkan di Boyolali

2. Karangan bunga para pejabat berdatangan

Karangan bunga ucapan belasungkawa terpasang di jalan depan rumah duka Sutopo di Surodadi RT 007/RW 009, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Karangan bunga ucapan belasungkawa terpasang di jalan depan rumah duka Sutopo di Surodadi RT 007/RW 009, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2019).

Karangan bunga ucapan belasungkawa mulai berdatangan di rumah duka Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (7/7/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, karangan bunga ucapan belasungkawa terpajang di sepanjang jalan depan rumah duka. Dusun Surodadi, Siswodipuran merupakan kampung halaman Sutopo semasa kecil.

Karangan bunga tersebut ada dari alumni SMAN 1 Boyolali, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, BPBD Kabupaten Kebumen, Keluarga Besar BPBD Kabupaten Pekalongan, BPBD dan relawan Kabupaten Banjarnegara dan lainnya.

"Mas Sutopo besuk dimakamkan di sini (Boyolali)," kata adik ipar Sutopo, Achmad Jatmiko (50) ditemui di rumah duka Surodadi RT 007/RW 009, Siswodipuran, Minggu.

Baca juga: Sosok Sutopo di Mata Para Tokoh

3. Sosok Sutopo di mata warga di kampung halamannya

Kerabat membaca Al Quran di rumah duka Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Raffles Hils, Cimanggis,  Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019). Sutopo meninggal saat menjalani pengobatan kanker paru-paru di Guangzhou China, dan rencananya akan dimakamkan di Boyolali Jawa Tengah Senin (8/7/2019).ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA Kerabat membaca Al Quran di rumah duka Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Raffles Hils, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019). Sutopo meninggal saat menjalani pengobatan kanker paru-paru di Guangzhou China, dan rencananya akan dimakamkan di Boyolali Jawa Tengah Senin (8/7/2019).

Bagi warga di Siswodipuran, Kepala Pusat Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) BNPB Sutopo adalah sosok pekerja keras dan gigih.

"Orangnya gigih, bekerja tanpa mengenal waktu dan tanpa mengenal kondisi pribadi sehingga sampai detik-detik terakhir kemarin saya menerima kabar dari ayahnya, Pak Harsono kalau Pak Sutopo kritis kondisinya," kata Ketua RW 009 Siswodipuran, Hadi Tri Winarno ditemui di Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2019).

Seperti diketahui, Sutopo meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019), pukul 02.20 waktu setempat atau 01.20 WIB.

"Pak Sutopo ini orangnya sungguh - sungguh mengorbankan diri untuk negeri ini," ungkapnya.

Baca juga: Sutopo di Mata Kerabat, Dikenal Gigih dan Bekerja Tanpa Mengenal Waktu

4. Perjuangan Sutopo melawan kanker paru

Sutopo Purwo Nugroho. Gambar diambil pada Kamis (4/10/2018) di ruang kerjanya.KOMPAS.com/FITRIA CHUSNA FARISA Sutopo Purwo Nugroho. Gambar diambil pada Kamis (4/10/2018) di ruang kerjanya.

Adik ipar Sutopo, Ahmad Jatmiko (50), mengatakan, penyakit kanker paru-paru yang diderita Sutopo sudah 1,5 tahun.

Padahal Sutopo tidak pernah merokok, sehingga ia heran dengan penyakit kanker paru-paru yang diderita Sutopo.

Sutopo telah menjalani serangkaian perawatan kesehatan di sejumlah rumah sakit (RS) karena kanker paru-paru yang diidapnya. Ia divonis kanker paru-paru pada 17 Januari 2018.

"Pengobatan sudah dilakukan ke mana-mana, tapi tidak ada hasilnya. Kemudian dibawa ke China. Di sana baru sebulan dan tadi pagi saya dapat kabar meninggal," ucap Jatmiko.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di rumah duka, keluarga tengah melakukan persiapan penyambutan jenazah Sutopo. Seperti memotong rumput liar yang ada di depan jalan menuju rumah duka dan lain-lain.

Baca juga: Senin, Jenazah Sutopo Dimakamkan di Boyolali

5. Dimakamkan di Boyolali

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. RINDI NURIS VELAROSDELA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. 

Jenazah Sutopo akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sasonolayu, Siswodipuran yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka, Senin (8/7/2019).

Pemakaman akan dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Adik ipar Sutopo, Achmad Jatmiko (50), mengatakan, sebelum jenazah Sutopo dibawa ke peristirahatan terakhir akan dilakukan upacara kenegaraan dan adat tradisional.

"Ada upacara kenegaraan dan adat tradisional," kata Jatmiko ditemui di rumah duka Surodadi RT 007/RW 009, Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah, Senin. 

Baca juga: Pemakaman Sutopo di Boyolali Diawali Upacara Kenegaraan dan Adat Tradisional

Sumber: KOMPAS.com (Labib Zamani)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X