Alat Peringatan Dini Buaya Dipasang di Kupang

Kompas.com - 07/07/2019, 12:27 WIB
Buaya berukuran besar di kandang transit di Kantor Konservasi Wilayah II Kota Kupang dievakuasi oleh Tim UPS BBKSDA NTT dari Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT, Minggu (30/6/2019).POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI Buaya berukuran besar di kandang transit di Kantor Konservasi Wilayah II Kota Kupang dievakuasi oleh Tim UPS BBKSDA NTT dari Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT, Minggu (30/6/2019).

KUPANG, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam waktu dekat akan memasang alat peringatan dini buaya di wilayah NTT.

"Nanti kita ujicoba pasang semacam alat untuk Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) buaya,"ungkap Kepala BBKSDA NTT Timbul Batubara kepada Kompas.com, Minggu (7/7/2019).

Alat itu lanjut Batubara, rencananya dipasang di Pantai Manikin, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT.

Pemasangan alat itu untuk mendeteksi keberadaan buaya yang melintas dekat permukiman warga.


"Kita pasang di Pantai Manikin, karena di wilayah itu sering muncul buaya,"kata Batubara.

Tujuan pemasangan alat itu juga, sebut Batubara, agar petugas satuan tugas dari BBKSDA bisa secepatnya mengevakusi buaya supaya tidak membahayakan warga setempat.

Baca juga: 5 Fakta Nenek Peluk Bangkai Buaya, Jelmaan Saudara hingga Dikunjungi Tiap Malam Jumat

Tingginya konflik antara manusia dan buaya di wilayah NTT kata Batubara, menjadi alasan pihaknya memasang alat pendeteksi dini buaya itu

"Saat ini alatnya sudah ada. Mungkin ini baru pertama kali di dunia. Nanti ketika sudah dipasang, saat buaya melintas, maka akan bunyi,"ujar Batubara.

"Kita masih akan uji coba dulu. Untuk waktunya belum pasti tapi dalam waktu dekat," tutupnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Regional
Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Regional
Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Regional
Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Regional
Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

Regional
Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Regional
Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Regional
Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Regional
Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

Regional
Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Regional
6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

Regional
Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Regional
Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Regional
Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Regional
Close Ads X