Tak Pulang Setelah Izin Pergi Bertandang ke Rumah Teman, Perempuan Baya Ini Ditemukan Tewas Mengapung

Kompas.com - 06/07/2019, 18:42 WIB
Tim SAR dan polisi mengevakuasi jenazah nenek yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Siak, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau, Sabtu (6/7/2019). Dok. SAR Pekanbaru IDONTim SAR dan polisi mengevakuasi jenazah nenek yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Siak, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Riau, Sabtu (6/7/2019). Dok. SAR Pekanbaru

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim SAR Pekanbaru mengevakuasi jenazah seorang wanita yang ditemukan mengapung di Sungai Siak, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (6/7/2019) pagi.

Kepala Basarnas Pekanbaru Amiruddin mengatakan, korban bernama Suhartini (57) warga Kecamatan Rumbai.

"Jenazah wanita ini ditemukan oleh nelayan yang sedang memancing di bawah jembatan Siak I. Korban ditemukan dengan posisi terlungkup," kata Amiruddin dalam keterangan tertulis pada Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Siak Pekanbaru

Sebelum ditemukan meninggal, sebut dia, nenek ini pergi meninggalkan rumah pada Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, hingga malamnya tak kunjung kembali ke rumah.

"Informasi dari keluarganya, korban sebelumnya pergi ke rumah temannya yang akan naik haji. Tapi beberapa jam setelahnya korban tidak kembali lagi ke rumahnya," sebut Amiruddin.

Pihak keluarga sempat tercari-cari, namun tak kunjung ditemukan. Sehingga keluarga korban melapor ke kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (SKP).

Baca juga: Seekor Buaya yang Ditangkap Warga di Sungai Siak Pekanbaru Dievakuasi

"Tadi pagi kita mendapat informasi mengenai temuan mayat di Sungai Siak. Selanjutnya kita evakuasi bersama pihak kepolisian, TNI dan Damkar Pekanbaru. Jenazah ini memang wanita yang dilaporkan hilang sebelumnya," tambah Amiruddin.

Terpisah, Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Adiandha menyebutkan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan otopsi.

"Jenazah dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Dan kita juga menyelidiki penyebab kejadiannya," kata Budhia pada Kompas.com, Sabtu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Bali Cairkan Insentif Rp 3,7 M untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Pemprov Bali Cairkan Insentif Rp 3,7 M untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Regional
Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno 'Wong Kalang' di Hutan Blora

Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno "Wong Kalang" di Hutan Blora

Regional
Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Regional
Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Regional
2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

Regional
Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Regional
Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Tidak Mau Disebut Kebobolan Soal Klaster Secapa AD, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Bandung

Regional
Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Kronologi Wanita Ngamuk dan Lempar Al Quran, Awalnya Kesal Dituduh Laporkan Tetangga Berjudi

Regional
Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Industri Olahan Cokelat Nglanggeran Gunungkidul, Mulai Bangkit di Tengah Pandemi

Regional
Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Terjatuh Saat Berolahraga, Ketua DPRD Samarinda Tutup Usia

Regional
Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Duduk Perkara Wanita Ngamuk dan Lempar Alquran, Emosi Dituding Tukang Lapor Polisi

Regional
Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Investigasi Kematian Warga di Boven Digoel, Komnas HAM Papua Keluarkan 5 Rekomendasi

Regional
Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Klaten Petakan Tempat Evakuasi Warga

Regional
Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Menolak Dirawat di Bantul, Pasien Covid-19 Pilih Pulang ke Madura

Regional
Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Ini Kondisi Covid-19 di Surabaya Setelah 2 Pekan Waktu yang Diberikan Jokowi Habis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X