Djarot: Ketum PDI-P Tetap Megawati, Tinggal Mengukuhkan

Kompas.com - 06/07/2019, 14:36 WIB
Politisi PDI-P, Djarot Saiful Hidayat (tengah) dalam Musyawarah Nasional ke-IX Ikatan Alumni Universitas Brawijaya di Kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Sabtu (6/7/2019). ANDI HARTIKPolitisi PDI-P, Djarot Saiful Hidayat (tengah) dalam Musyawarah Nasional ke-IX Ikatan Alumni Universitas Brawijaya di Kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Sabtu (6/7/2019).

MALANG, KOMPAS.com — Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P), Djarot Saiful Hidayat, memastikan, Kongres V PDI-P akan mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

Pernyataan Djarot itu sekaligus menepis anggapan bahwa Kongres V dipercepat karena putri Proklamator itu ingin mundur.

Baca juga: Regenerasi Tak Berlaku di Ketua Umum, PDI-P Jatim Tetap Pilih Megawati

"Dalam kongres untuk ketua umum tetap Bu Mega, tinggal mengukuhkan," kata Djarot, di sela-sela Musyawarah Nasional IX (Munas) Ikatan Alumni Universitas Brawijaya di Kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Sabtu (6/7/2019).

Maka, dalam kongres yang akan berlangsung di Bali, lanjut Djarot, nanti tidak akan ada pemilihan ketua umum.

Djarot mengklaim, seluruh kader PDI-P solid dengan pilihan itu. Sebab, menurutnya, semua kader PDI-P menginginkan Megawati untuk kembali memimpin partai berlambang banteng itu.

Di sisi lain, PDI-P tidak menerapkan voting dalam pemilihan. Posisi ketua umum dipilih berdasarkan musyawarah mufakat.

Baca juga: Megawati Ucapkan Selamat untuk Jokowi-Maruf

"Kami dalam PDI-P mendasarkan diri pada musyawarah mufakat. Tidak ada voting. Karena voting membelah dan voting rawan permainan uang. Harus musyawarah mufakat," ungkap dia.

Diketahui, pelaksanaan Kongres V PDI-P dipercepat. Kongres yang sejatinya masih akan berlangsung pada 2020 dipercepat menjadi 8 hingga 11 Agustus 2019 di Bali.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Regional
Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung Kembali Alami Erupsi Setinggi 2.000 Meter

Regional
Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Ini Pengakuan Tersangka Fetish Kain Jarik kepada Polisi

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X