Rumah Ketua DPRD dan Kantor Polisi Dilempar Molotov, 7 Saksi Diperiksa

Kompas.com - 06/07/2019, 07:09 WIB
Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi. IKA FITRIANAKapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi.

MAGELANG, KOMPAS.com - Polisi meminta keterangan dari tujuh saksi terkait kasus pelemparan botol berisi bensin (molotov) di rumah dinas Ketua DPRD dan Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota, Jawa Tengah.

Mereka merupakan saksi yang berada di dua tempat kejadian perkara (TKP) tersebut serta warga sekitar.

"Kami sudah periksa 7 orang saksi, untuk mengungkap kasus pelemparan botol berisi bensin ini," ujar Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi kepada wartawan di Mapolres setempat, Jumat (5/7/2019).

Baca juga: Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang Dilempar Bom Molotov oleh Orang Tak Dikenal

Baca juga: Pelempar Molotov di Magelang Diduga Orang yang Sama

Dari hasil analisa kamera CCTV, lanjut Idham, pelaku pelemparan di kedua lokasi diduga merupakan orang yang sama. Hanya saja, penyidik belum dapat mengungkap ciri-ciri pelaku tersebut.

Sementara itu, barang bukti yang dikumpulkan dari tempat kejadian berupa botol kaca dan lainnya masih diperiksa di Laboratorium Forensik Polri Cabang Semarang.

“Kemudian, kami juga ada beberapa di titik lokasi yang akan kami analisa CCTV untuk mengambil kesimpulan, termasuk barang bukti yang didapat di TKP kami akan kirimkan ke Laboratorium Forensik Semarang,” katanya.

Baca juga: Kisah Pilu Nenek Amur, Sebatang Kara di Gubuk Reyot, Teriak-teriak Saat Lapar...

Sebelumnya diberitakan, pelemparan molotov di Kota Magelang terjadi di dua lokasi dalam waktu hampir bersamaan pada Rabu (3/7/2019) malam.

Kejadian pertama berlangsung di Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota di Jalan Ikhlas sekitar pukul 23.08 WIB. Lemparan ini mengenai bagian belakang kantor tempat penyimpanan barang bukti.

Tidak lama berselang, hal serupa terjadi di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang di Jalan Diponegoro no 55 pada pukul 22.25 WIB. Lemparan molotov tidak menimbulkan kerusakan berarti maupun korban jiwa.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X