Hendak Jual 2 Kulit Harimau Peninggalan Kakek, Pria Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 05/07/2019, 19:15 WIB
PS (tengah) dengan tangan diborgol dia mengaku kulit harimau tersebut milik kakeknya yang ditemukannya saat bongkar-bongkar rumahnya. Dia ditangkal saat hendak menjualnya. DewantoroPS (tengah) dengan tangan diborgol dia mengaku kulit harimau tersebut milik kakeknya yang ditemukannya saat bongkar-bongkar rumahnya. Dia ditangkal saat hendak menjualnya.

DELI SERDANG, KOMPAS.com -  Warga Dusun Bandar Meriah, Desa Kaperas, Kecamatan Kutam Baru, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, PS (27) ditangkap petugas Taman Nasional Gunung Leuser pada Senin (1/7/2019) di Simpang Sotong, Jalan Raya Marike, Desa Marike, Kecamatan Kutam Baru. Ia hendak menjual dua lembar kulit harimau sumatera.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Wilayah I Medan, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK) Wilayah Sumatra, Haluanto Ginting saat konferensi pers di Mako SPORC Brigade Macan Tutul, Mariendal, Deli Serdang.

Dijelaskannya, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, Balai Gakkum LHK Wilayah I Sumatera menerima pelimpahan berkas dan tersangka dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser pada Selasa (2/7/2019) untuk proses penyidikan.

Baca juga: BKSDA Aceh Terima Kulit Harimau Sumatera Hasil Perburuan

Dari PS, petugas berhasil menyita barang bukti yang disita oleh petugas berupa dua lembar kulit harimau sumatera, satu potongan kecil kulit harimau dan juga tengkorak diduga harimau sumatera, satu buah belati dan ponsel.

"Jadi pengakuan PS, dia ini awalnya bongkar-bongkar rumah, menemukan kulit harimau lalu mencoba menjualnya," katanya.

Modus yang digunakan PS, yang berprofesi sebagai petani untuk menjual kulit harimau masih sangat konvensional, ia tidak menyiarkannya di media sosial, dan bermain tunggal.

Bahkan, sambungnya, PS tidak begitu fasih menggunakan bahasa Indonesia. Kesehariannya dia lebih banyak menggunakan bahasa daerah.

Mengenai barang bukti kulit harimau yang beberapa bagian tidak terpotong rapi dan berwarna gelap, PS mengaku bahwa kulit tersebut milik kakeknya.

"Kata dia ini punya kakeknya. Dan karena lokasi desanya berdekatan dengan TNGL, kemungkinan besar ini dari dalam TNGL. Ini harimau sumatera," kata Haluanto.

Baca juga: BKSDA Pasang Perangkap untuk Beruang yang Serang Manusia di Riau

Saat ini, pihaknya bekerja sama dengan BBTNGL dan juga Polda Sumut untuk proses penyidikan.

PS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka juga sudah dititipkan ke Polda Sumut untuk ditahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Tenggelam, Alat Kerja Milik Wartawan Istana Terendam Air Laut

Kapal Tenggelam, Alat Kerja Milik Wartawan Istana Terendam Air Laut

Regional
Wisatawan Jakarta yang Hilang Terseret Ombak Pantai Sawarna Ditemukan Tewas

Wisatawan Jakarta yang Hilang Terseret Ombak Pantai Sawarna Ditemukan Tewas

Regional
Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Dukun Beranak Bawa Kabur Bayi Hasil Aborsi Saat Sang Ibu Pendarahan

Regional
Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X