Kepala Desa Tak Tahu soal Nenek Amur yang Sebatang Kara, Teriak-teriak Saat Lapar

Kompas.com - 05/07/2019, 18:47 WIB
Nenek Amur (72) tinggal sebatang kara di Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. TAUFIQURRAHMANNenek Amur (72) tinggal sebatang kara di Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Tidak banyak yang tahu kondisi Amur (72), warga Dusun Janglateh Barat, Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Kepala Desa setempat, Abdul Holik, juga tidak tahu siapa nenek yang hidup sebatang kara ini.

Abdul Holik kebingungan ketika ditanya tentang warganya yang hidup sebatang kara dan sering kelaparan.


Baca juga: Kisah Pilu Nenek Amur, Sebatang Kara di Gubuk Reyot, Teriak-teriak Saat Lapar...

 

Bahkan, ketika disebut nama nenek Amur, Abdul Holik masih bertanya jenis kelamin nenek tersebut.

"Maaf saya tidak tahu siapa Amur itu. Laki-laki apa perempuan? Di dusun mana di tinggal," kata Abdul Holik, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (5/7/2019).

Ketika diceritakan singkat tentang nenek Amur, Abdul Holik mengaku tidak bisa mengenali satu persatu warganya karena jumlahnya ribuan. Pihaknya masih akan mencari informasi tentang nenek Amur.

"Rakyat saya jumlahnya banyak, mohon maaf kalau tidak tahu satu persatu," imbuh Abdul Holik.

Seharusnya, ujar Holik, kepala dusun melapor kepada dirinya jika ada warga yang membutuhkan perhatian sehingga bisa ditangani.

"Kalau tidak laporan ke saya, sudah pasti saya tidak tahu," ungkap dia.

Baca juga: Seorang Nenek Sebatang Kara Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumahnya

Ditanyakan terkait dengan langkah yang akan dilakukan untuk membantu nenek Amur, Abdul Holik masih akan cek informasinya kepada kepala dusun.

"Saya akan cek dulu sebelum menentukan apa yang akan saya lakukan," kata Abdul Holik.

Sebelumnya diberitakan, Amur tinggal sebatang kara di sebuah surau berdinding anyaman bambu. Rumahnya sudah tidak ditempati lagi karena reot.

Amur sering teriak-teriak sendirian ketika lapar atau sakit lambungnya kambuh. Kedua anaknya yang sudah tinggal di rumah berbeda dan berjauhan, sewaktu-waktu menjenguknya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Makan Daging Anjing, 25 Orang Dilarikan ke Puskesmas

Usai Makan Daging Anjing, 25 Orang Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Basarnas Yogyakarta Ralat Jumlah Korban Tewas Susur Sungai di Sleman

Basarnas Yogyakarta Ralat Jumlah Korban Tewas Susur Sungai di Sleman

Regional
Cerita Bakir Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Teriak Jangan Panik hingga Lempar Akar, 6 Siswa Berhasil Diselamatkan

Cerita Bakir Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Teriak Jangan Panik hingga Lempar Akar, 6 Siswa Berhasil Diselamatkan

Regional
Universitas Andalas Siapkan 1.500 Mahasiswa untuk Kampus Merdeka

Universitas Andalas Siapkan 1.500 Mahasiswa untuk Kampus Merdeka

Regional
Menganggur, Cakades Gagal Buka Jasa Pengganda Uang, Klaim Dibantu 40 Jin

Menganggur, Cakades Gagal Buka Jasa Pengganda Uang, Klaim Dibantu 40 Jin

Regional
2 Tahun Jadi Buronan, Pencuri Oil Boom Pertamina Ditangkap Saat Mabuk

2 Tahun Jadi Buronan, Pencuri Oil Boom Pertamina Ditangkap Saat Mabuk

Regional
Ini Alasan Seorang Istri di Sumbar Bunuh Suami dengan Pisau Dapur

Ini Alasan Seorang Istri di Sumbar Bunuh Suami dengan Pisau Dapur

Regional
Kepala SMPN 1 Turi: Jujur Saya Tak Mengetahui Adanya Program Susur Sungai Kemarin, Mereka Tidak Laporan

Kepala SMPN 1 Turi: Jujur Saya Tak Mengetahui Adanya Program Susur Sungai Kemarin, Mereka Tidak Laporan

Regional
Minibus Terguling di Tanjakan hingga Menabrak Rumah

Minibus Terguling di Tanjakan hingga Menabrak Rumah

Regional
'Aku Pegangan Batu tapi Arus Besar, Keseret, Kegulung, Kaki Terjepit'

"Aku Pegangan Batu tapi Arus Besar, Keseret, Kegulung, Kaki Terjepit"

Regional
7 Fakta Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, 9 Tewas, 1 Hilang, Gubernur Minta Pihak Sekolah Bertanggung Jawab

7 Fakta Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, 9 Tewas, 1 Hilang, Gubernur Minta Pihak Sekolah Bertanggung Jawab

Regional
Bupati Jember Deklarasi Maju pada Pilkada 2020 dari Jalur Independen

Bupati Jember Deklarasi Maju pada Pilkada 2020 dari Jalur Independen

Regional
8 Siswa Tewas, Kepala SMP Turi Mengaku Tak Tahu Kegiatan Susur Sungai

8 Siswa Tewas, Kepala SMP Turi Mengaku Tak Tahu Kegiatan Susur Sungai

Regional
Mahasiswi Unpad Nyaris Diperkosa, Lolos Setelah Angkot Pelaku Masuk Jurang

Mahasiswi Unpad Nyaris Diperkosa, Lolos Setelah Angkot Pelaku Masuk Jurang

Regional
Seorang Siswa Tewas Dikeroyok 6 Pelajar Usai Nonton Futsal di Sukabumi

Seorang Siswa Tewas Dikeroyok 6 Pelajar Usai Nonton Futsal di Sukabumi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X