Penjual Bubur yang Bunuh Anak 8 Tahun Koleksi Ribuan Celana Dalam Wanita

Kompas.com - 05/07/2019, 14:25 WIB
Sejumlah barang bukti diamankan Polres Bogor atas kasus pembunuhan bocah berusia 8 tahun, di Mapolres Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/7/2019)Afdhalul Ikhsan Sejumlah barang bukti diamankan Polres Bogor atas kasus pembunuhan bocah berusia 8 tahun, di Mapolres Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/7/2019)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Demi memenuhi kebutuhan seksualnya, H alias Yanto (23) tersangka pembunuh bocah berusia 8 tahun di Bogor, nekat mencuri celana dalam wanita yang sedang dijemur.

Pedagang bubur asal Pemalang ini  diketahui memiliki ribuan celana dalam wanita yang dia koleksi sejak 2016.

"Dari hasil olah TKP kami temukan celana dalam wanita satu karung, sebagian ada juga disimpan di lemari," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor, Iptu Irrene Kania Devi kepada Kompas.com, Jumat (5/7/2019).

Baca juga: Polisi Sebut Motif Pelaku Pembunuhan Bocah 8 Tahun karena Kelainan Seksual


Celana dalam wanita sebanyak itu digunakan untuk memuaskan hasrat seksual Yanto yang dianggap menyimpang menurut norma umum.

"Pelaku juga memiliki kebiasaan menonton film porno," ujarnya.

Kepada polisi, Yanto mengaku, celana dalam itu dicuri dengan cara mengutil setiap jemuran warga pada saat melintas.

Atas perbuatannya, warga sekitar kerap kehilangan. Yanto pun sempat diusir dari kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah.

"Jadi kalau lewat dia mengutil celana dalam warga yang digantung di jemuran. Pencuri celana dalam antar kota provinsi karena beberapa kali diusir warga. Ia pun sering pindah-pindah tempat kontrakan," ungkapnya.

Baca juga: Ini Motif Pelaku Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Bogor

Selain celana dalam, polisi juga mengamankan barang bukti di antaranya 1 pasang sandal anak-anak berwarna biru, 6 potong kaos, 3 buah celana, 2 buah celana dalam, 1 karpet biru, 4 ember, 1 gayung, 1 kaos dalam anak, 1 buah baju korban.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, H alias Yanto membunuh bocah berusia 8 tahun di kontrakannya di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu 29 Juni 2019.

Yanto membunuh korban dengan cara menyelupkan kepala korban di dalam ember lalu dimasukkan ke bak mandi, lantas pelaku memperkosa korban untuk melampiaskan hasrat seksualnya yang menyimpang.

Pelaku dikenakan pasal 80 ayat 3 dan atau Pasal 81 atau Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 338 KUHP  atau Pasal 340 KUHP dengan ancaman penjara paling lama seumur hidup.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ini Awal Mula Penyebab Kerusuhan di Manokwari

Ini Awal Mula Penyebab Kerusuhan di Manokwari

Regional
Polda Jabar Apresiasi Pemuda yang Bantu Polisi Terbakar di Cianjur

Polda Jabar Apresiasi Pemuda yang Bantu Polisi Terbakar di Cianjur

Regional
Bekasi Ingin Masuk DKI, Begini Respons Ridwan Kamil

Bekasi Ingin Masuk DKI, Begini Respons Ridwan Kamil

Regional
Pernyataan Wali Kota Malang Terkait Isu Pemulangan Mahasiswa Papua

Pernyataan Wali Kota Malang Terkait Isu Pemulangan Mahasiswa Papua

Regional
Oknum Guru yang Cabuli Siswinya di Kelas, Pernah Kepergok Mesum di Kos

Oknum Guru yang Cabuli Siswinya di Kelas, Pernah Kepergok Mesum di Kos

Regional
5 Fakta KM Izhar Terbakar, Diduga Kelebihan Penumpang hingga 4 ABK dan 1 Kapten Diperiksa

5 Fakta KM Izhar Terbakar, Diduga Kelebihan Penumpang hingga 4 ABK dan 1 Kapten Diperiksa

Regional
Puluhan Anggota Brimob Diduga Aniaya Warga Bogor, Ini Penjelasannya

Puluhan Anggota Brimob Diduga Aniaya Warga Bogor, Ini Penjelasannya

Regional
Manokwari Kota Injil, Kapolri Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Cinta Kasih

Manokwari Kota Injil, Kapolri Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Cinta Kasih

Regional
Mabes TNI AL: Posisi KM Mina Sejati Mulai Miring karena Kebocoran

Mabes TNI AL: Posisi KM Mina Sejati Mulai Miring karena Kebocoran

Regional
Pemadaman Karhutla di Ketapang Terkendala Tanah Gambut dan Sumber Air

Pemadaman Karhutla di Ketapang Terkendala Tanah Gambut dan Sumber Air

Regional
Aksi Protes Warga Jayapura Papua Terkonsentrasi di 2 Titik

Aksi Protes Warga Jayapura Papua Terkonsentrasi di 2 Titik

Regional
Reaktivasi Jalur KA Bandung-Cirebon, Pemkab Sumedang Siap Kolaborasi dengan Pemprov Jabar

Reaktivasi Jalur KA Bandung-Cirebon, Pemkab Sumedang Siap Kolaborasi dengan Pemprov Jabar

Regional
Kapolri Minta Tak Ada Pengerahan Kekuatan Berlebihan di Papua Barat

Kapolri Minta Tak Ada Pengerahan Kekuatan Berlebihan di Papua Barat

Regional
Setelah Lebih dari Sehari Lakukan Pendekatan, TNI AL Berhasil Kuasai KM Mina Sejati

Setelah Lebih dari Sehari Lakukan Pendekatan, TNI AL Berhasil Kuasai KM Mina Sejati

Regional
Remaja di Riau Bunuh Pacar Gunakan Cangkul karena Menolak Berhubungan Badan

Remaja di Riau Bunuh Pacar Gunakan Cangkul karena Menolak Berhubungan Badan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X