Suara Tangis Bayi Hentikan Langkah Aldianto di Tengah Kebun Sawit

Kompas.com - 05/07/2019, 14:03 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi


LANGSA, KOMPAS.com – Aldianto, mandor perkebunan sawit PT Timbang Langsa sedang dalam perjalanan untuk memantau perkebunan di Desa Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Aceh, Jumat (5/7/2019) pagi.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Aldianto dikejutkan saat mendengar suara tangis bayi di tengah kebun sawit. Langkahnya terhenti sebentar untuk memastikan sumber suara tersebut.

Beberapa saat kemudian, Aldianto menemukan bayi laki-laki dibalut kain ungu yang berada di bawah pohon sawit.

“Saat saksi melintas, terdengar suara bayi menangis. Lalu dicari sumber suara dan terlihat di bawah pohon sawit tergeletak bayi dengan dibungkus kain ungu,” ujar Kapolsek Langsa Barat Iptu Jamaluddin Nasution, dalam keterangan tertulisnya.


Baca juga: Cerita Sopir Taksi Online Saat Penumpang Wanita Melahirkan di Mobilnya, dari Suara Rintihan hingga Tangis Bayi

Aldianto kemudian melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek Langsa Barat. Setelah itu, polisi datang ke lokasi untuk mengambil bayi itu dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Langsa untuk mendapat perawatan medis.

Menurut keterangan tim medis, bayi itu diduga baru berumur 3 hari.

“Secara umum, kondisi bayi baik dan sehat. Sekarang kami titip perawatan di rumah sakit sambil berkoordinasi dengan dinas sosial,” kata Jamaluddin.

Saat ini, polisi sedang melakukan penyeldikan mengenai orangtua bayi tersebut.

Baca juga: Ditangkap, Penjambret Ibu yang Sedang Gendong Bayi di Tanjung Duren

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X